Hal tersebut disampaikan Dirjen Bea dan Cukai Anwar Suprijadi di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (29/11/2007).
Menurut Anwar, setoran dari kantornya juga mengalami surplus. "Ya hitung saja dalam satu bulan itu, dari bea masuk dan cukai sekitar Rp 2 triliun," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai optimalisasi penerimaan bea masuk dan cukai tahun depan hingga Rp 1 triliun sesuai 9 langkah pengamanan harga minyak, Anwar melihat, setoran dari penerimaan cukai yang akan ditambah bukan dari penerimaan bea masuk. Tarif bea masuk cenderung menurun karena adanya harmonisasi tarif. Anwar juga menegaskan tidak ada perubahan kebijakan di sektor bea masuk dan cukai.Kita akan lebih melakukan law enforcement cukai miras dan rokok. Itu masih ada peluang disana," ujarnya.
(ddn/ir)











































