×
Ad

Banyak Mal Kini Pasang Pagar Tinggi, Mendag Buka Suara

Herdi Alif Al Hikam, Heri Purnomo - detikFinance
Jumat, 31 Jul 2026 14:35 WIB
Ilustrasi pagar tinggi di salah satu mal yang ada di Surabaya. Foto: Jemmi Purwodianto
Jakarta -

Menteri Perdagangan Budi Santoso buka suara soal heboh banyak mal kini memasang pagar tinggi-tinggi di beberapa daerah. Dia menegaskan pemasangan pagar tinggi itu tidak ada kaitannya dengan isu keamanan.

Hal ini diungkapkannya usai melakukan kordinasi dengan sejumlah asosiasi pelaku usaha, mulai dari Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), hingga Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).

Berdasarkan catatan detikcom, setidaknya terdapat beberapa mal yang memasang pagar besi tinggi di Surabaya, kemudian teranyar mal Kota Kasablanka (Kokas) juga memasang pagar serupa.

"Oh nggak, nggak ada masalah (keamanan), nggak ada. Kita dari koordinasi dengan Apindo, dengan APPBI nggak ada masalah kok, nggak ada isu itu," ujar Budi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, Jumat (37/7/2026).

Adapun saat ditanya soal alasan dari pengusaha memasang pagar tersebut, Budi mengatakan tidak mengetahui persisnya.Dia kembali menegaskan pemasangan pagar itu tidak ada kaitannya dengan isu keamanan atau isu apapun.

"Ya saya juga nggak tahu persis ya tapi kemarin koordinasi dengan kayak APPBI ya, Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia, nggak ada masalah kok nggak ada isu apa-apa. Nggak ada isu terkait ya apa pun nggak ada. Aman-aman aja nggak ada masalah," kata Budi.

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menjelaskan langkah pemasangan pagar dilakukan beberapa mal untuk menertibkan arus keluar masuk pengunjung pusat perbelanjaan tersebut. Jika tidak dipagari, dia menilai pengunjung bisa keluar masuk pusat perbelanjaan dari sudut mana saja yang berisiko membahayakan lalu lintas.

"Sebetulnya kan tujuan utamanya adalah untuk supaya lebih menertibkan gitu loh, arus keluar masuk pengunjung. Kalau terbuka itu kan pengunjung bisa masuk dari mana saja, bisa keluar dari mana saja begitu. Sehingga itu kan membahayakan lalu lintas sekitar," ujar Alphonzus di kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (30/7/2026) kemarin.

Menurut Alphonzus pemasangan pagar di mal bukan hal baru di Indonesia. Menurutnya, banyak juga mal yang sejak awal memasang pagar sejak awal pembangunannya.

Selain itu, dia mengatakan pagar ini sering kali dipasang pada mal yang berada di pusat kota yang dilintasi atau menjadi titik demonstrasi. Karenanya, Alphonzus menilai pagar besi ini menjadi salah satu langkah pengamanan dari pengelola mal.

"Jadi saya kira itu juga sekalian untuk bisa memberikan satu, apa ya, batas pengamanan lah begitu terhadap demonstrasi-demonstrasi yang suka berlangsung begitu ya," pungkas Alphonzus.

Berdasarkan catatan detikcom, terlihat pagar tinggi yang dipasang pada area depan Mal Kota Kasablanka (Kokas). Pagar yang ada di Mal Kokas punya tinggi sekitar 2,5 meter dan berwarna abu-abu. Dari pantauan detikcom, pagar yang terpasang baru sekitar 100 meter saja, tepatnya dari dekat pintu masuk depan mobil hingga dekat area pintu keluar mobil.

Selain itu, sejumlah mall di bawah kelolaan Pakuwon Group di Surabaya juga lebih dulu mendirikan pagar besi. Mall tersebut di antaranya Pakuwon Mall, Tunjangan Plaza (TP), Royal Plaza, dan Pakuwon City Mall.




(hrp/hal)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork