Harga minyak yang tinggi, bisa menimbulkan dua kemungkinan, yaitu mendorong pertumbuhan penjualan motor, atau malah menekan angka penjualan motor. Sedangkan kemungkinan naiknya BI Rate pada titik 8,5% tahun depan akan menekan demand sepeda motor.
Dalam konferensi pers di pabrik AHM, Cikarang, Jumat (30/11/2007), Presiden Direktur AHM, Miki Yamamoto mengatakan optimistis angka penjualan motor akan naik seiring naiknya harga minyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berkebalikan dengan itu, Marketing Director AHM, Johannes Loman, mengatakan bahwa kenaikan harga minyak akan menekan angka penjualan motor.
"Harga minyak tinggi akan menekan daya beli masyarakat, sehingga akan dapat menurunkan demand sepeda motor, karena masyarakat akan lebih mementingkan yang primer dulu," kata Loman.
Sementara berkaitan dengan rencana pemerintah menaikkan BI Rate pada titik 8,5%, Loman mengatakan hal tersebut juga akan menekan angka penjualan motor.
"Kenaikan BI Rate akan mendorong kenaikan suku bunga kredit. Sedangkan sekitar 70-80% penjualan motor itu kan melalui kredit. Jadi saya kira tahun depan angka penjualan motor akan turun," kata Loman.
(dro/ir)










































