Pemerintah Cari Pembiayaan Murah Jika Defisit 2008 Naik

Pemerintah Cari Pembiayaan Murah Jika Defisit 2008 Naik

- detikFinance
Jumat, 30 Nov 2007 13:52 WIB
Jakarta - Pemerintah akan terus menjaga besaran defisit anggaran di 2008 di level 1,7 persen demi menjaga pembiayaan defisit tersebut tidak membengkak.

Namun jika defisit 2008 membengkak pemerintah akan mencari pembiayaan yang paling murah dan kecil risikonya. Β 

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani ketika ditemui di Gedung BEJ, Jakarta, (30/11/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi kalau seandainya harga minyak mencapai US$ 100 per barel terus menerus, pembiayaan kita lihat nanti saja yang ada," jelasnya.

Menkeu mengatakan jika memang ternyata defisit anggaran di 2008 meningkat dari target 1,7 persen, maka pemerintah akan membuka semua opsi untuk mencari alternatif pembiayaan guna menutupi defisit tersebut.

"Cari biayanya paling kecil dan risikonya paling kecil, kita lihat nanti kan masih 2008, kalau harga SUN menjadi lebih baik, risikonya menjadi lebih baik atau kita lihat sumber-sumber yang lain," ujarnya.

Sementara untuk inflasi, Menkeu mengatakan bahwa target inflasi di 2008 ditetapkan pemerintah masih bisa mencapai 5+1 persen meskipun harga minyak pada tahun 2008 mencapai level US$ 100 per barel.

"Tentu saja dari sisi probalitas 5+1 persen kita akan teliti kemungkinan dia ada di dalam range itu, untuk tahun ini kita tetap optimis 6+1 persen," ujarnya. (dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads