Tergiur Dampak Ekonominya, JK Impikan Balapan di Bali

Tergiur Dampak Ekonominya, JK Impikan Balapan di Bali

- detikFinance
Jumat, 30 Nov 2007 16:02 WIB
Jakarta - Balapan di sirkuit Sepang, Malaysia, mampu mendatangkan pendapatan hingga US$ 30 juta atau sekitar Rp 270 miliar. Wapres Jusuf Kalla pun langsung tertarik dan memimpikan ada gelaran akbar balapan di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Troy Reza Warokka, manajer Zahir Ali, juara BMW Formula Asia 2007 adal Indonesia usai bertemu dengan Wapres di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (30/11/2007).

Menurut Troy, Wapres langsung mengambil secarik kertas dan membuat perhitungan saat Zahir Ali memberi penjelasan soal rencananya pindah ke balapan Formula 3.

"Dengan latar belakang businessman, beliau langsung mengambil kertas dan membuat perhitungan kecil ketika Zahir melaporkan perkembangan balapan sudah begitu menarik di Asia Tenggara, Malaysia dan Singapura," ungkapnya.

Troy mengaku memberi penjelasan bahwa balapan di Sepang, Malaysia yang diadakan setiap Jumat, Sabtu, Minggu mampu menghasilkan pendapatan hingga US$ 30 juta per minggu.

"Uang yang didapat dari tiket penonton cukup besar. Dan tim-tim kan membawa banyak orang, dan ini membawa pengaruh besar. Balapan di Sepang itu ternyata 50% adalah orang Indonesia," jelasnya.

"Pak Wapres langsung menulis di catatannya ternyata balapan punya pengaruh pada ekonomi," imbuhnya.

Wapres, menurut Troy, juga mengincar balapan di Bali. Balapan di provinsi nan eksotik tersebut diharapkan mampu mengundang semakin banyak wisatawan.

"Sambutan Pak Wapres cukup baik. Pak Wapres membahas tentang pengaruhnya terhadap perekonomian dan pariwisata saja kami sudah senang. Sebab, kalau ditempat lain, aspek ekonomi belum jalan," kata Troy.

Sementara Zahir Ali mengatakan, adanya balapan memang bisa mendatangkan banyak pendapatan bagi negara.

"Timnya yang datang berapa orang, belum truk-trunya. Satu tim bisa nge-book satu hotel untuk kru-krunya. Dari situnya aja sudah besar," tambahnya.
(qom/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads