Para pengusaha Jepang kini menempatkan India sebagai tempat paling menarik untuk investasi sektor manufaktur dalam jangka panjang.
Demikian hasil survei yang dilakukan oleh Japan Bank for International Cooperation (JBIC) seperti dikutip dari AFP, Sabtu (1/12/2007). Survei dilakukan oleh JBIC terhadap 970 perusahaan Jepang.
Dari survei diketahui bahwa 70% perusahaan Jepang yakin bahwa India adalah tempat yang paling baik untuk basis industri manufaktur dalam 10 tahun ke depan. Persentase yang meyakini India tersebut naik dibandingkan hasil survei tahun lalu yang hanya 67%.
China yang tahun lalu menempati posisi tertinggi, kini terlempar ke posisi 2 dengan 67% perusahaan yang menyatakan masih melirik China.Β Tahun lalu, China mendapat persentase 74%.
Posisi ketiga ditempati oleh Rusia dengan angka 37%, Vietnam 28% dan Brasil 21%.
Namun secara jangka pendek, para pengusaha Jepang masih tetap menempatkan China di posisi pertama dan India di posisi kedua.
(qom/qom)










































