Anak Muda RI Paling Banyak Jadi Pengangguran, Begini Datanya

Anak Muda RI Paling Banyak Jadi Pengangguran, Begini Datanya

Heri Purnomo - detikFinance
Rabu, 05 Agu 2026 15:50 WIB
Sejumlah pencari kerja antre saat mengikuti Pameran Bursa Kerja di Depok Town Square, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (30/7/2024). Dinas Tenaga Kerja Kota Depok menggelar bursa kerja yang diikuti 40 perusahaan dengan 2.105 lowongan pekerjaan yang bert
Ilustrasi pengangguran. Foto: ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA
Jakarta -

Jumlah pengangguran di Indonesia per Mei 2026 sebanyak 7,22 juta orang. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) ditemukan mayoritas masyarakat yang jadi pengangguran adalah anak muda.

Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Mei 2026 yang dilakukan oleh BPS, jumlah pengangguran sebanyak 7,24 juta orang itu setara dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,65% atau turun 0,03% jika dibandingkan Februari 2026.

"Apabila dilihat menurut daerah tempat tinggal, TPT perkotaan sebesar 5,54%, lebih tinggi dibandingkan TPT di daerah perdesaan sebesar 3,15%. Dibandingkan Februari 2026, TPT perkotaan dan perdesaan masing-masing mengalami penurunan sebesar 0,05% poin dan 0,04% poin," tulis dokumen Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Februari 2026, dikutip Rabu (6/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai informasi, pengangguran adalah penduduk usia 15 tahun ke atas yang tidak bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha baru, sudah diterima bekerja atau sudah siap berusaha tetapi belum mulai bekerja, atau merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, TPT merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja dan menggambarkan pasokan tenaga kerja kurang dimanfaatkan.

Berdasarkan usia, penduduk kelompok umur muda yaitu 15-24 tahun cukup tinggi besaran TPT-nya yaitu mencapai 17,37% dari total populasi. Sementara itu, TPT penduduk kelompok umur tua 60 tahun ke atas merupakan yang paling rendah, yaitu sebesar 2,35% dari total populasi.

"TPT menurut kelompok umur tersebut memiliki pola yang sama sejak November 2025. Dibandingkan Februari 2026, hanya kelompok umur 25-59 tahun yang mengalami penurunan TPT yakni sebesar 0,37% poin. Sementara kelompok umur lainnya mengalami kenaikan TPT," tulis dokumen itu.

Apabila dilihat berdasarkan pendidikan tertinggi yang ditamatkan, TPT mempunyai pola yang hampir sama dari November 2025 sampai dengan Mei 2026. Pada Mei 2026, TPT tertinggi berada pada tamatan Sekolah Menengah Kejuruan, yaitu sebesar 7,68%. Sementara itu, TPT terendah berada pada tingkat pendidikan SD ke Bawah yaitu sebesar 2,31%.

Adapun selama periode November 2025 sampai Mei 2026, distribusi pengangguran menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan didominasi oleh tamatan Sekolah Menengah Atas yang pada Mei 2026 mencapai 28,00%. Sementara itu, distribusi pengangguran terendah adalah tamatan Diploma I/II/III yaitu sebesar 2,48% pada Mei 2026.

Simak juga Video: BPS Klaim Pengangguran di RI Turun 7,22 Juta Orang Per Mei 2026!

(hrp/hal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads