BPS Ungkap Jumlah Pengangguran Turun, Ini Datanya

BPS Ungkap Jumlah Pengangguran Turun, Ini Datanya

Heri Purnomo - detikFinance
Kamis, 06 Agu 2026 07:25 WIB
Sejumlah pencari kerja menghadiri kegiatan Job Fair Kendal 2026 di Kendal Sport Center, Kendal, Jawa Tengah, Rabu (22/7/2026). Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar bursa kerja yang diikuti 34 perusahaan dengan membuka 4.703 lowongan kerja untuk pene
Ilustrasi para pencari kerja. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengangguran per Mei 2026 mencapai 7,22 juta orang. Jumlah tersebut turun 24 ribu orang dibanding posisi Februari 2026

"Angkatan kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja menjadi pengangguran yaitu sebanyak 7,22 juta orang atau turun sekitar 24.000 orang dibandingkan bulan Februari tahun 2026," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M. Edy Mahmud dalam Konferensi Pers di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).

Edy menyampaikan per Mei 2026 terdapat sebanyak 220,23 juta penduduk usia kerja. Jumlah tersebut meningkat sebanyak 689.000 orang jika dibandingkan dengan Februari 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari jumlah tersebut, angkatan kerja mencapai 155,41 juta orang, bertambah 497.000 orang, sedangkan bukan angkatan kerja sebanyak 64,82 juta orang, naik 191.000 orang.

"Dari angkatan kerja tersebut sebanyak 148,19 juta orang diantaranya bekerja. Di mana jumlah penduduk yang bekerja ini bertambah sebanyak 522.000 orang dibandingkan kondisi di bulan Februari 20026," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Terendah Sejak 1994

Dalam laporan BPS, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Turun pada Mei 2026 sebesar 4,65%. Angka ini mengalami penurunan 0,03% poin jika dibandingkan dengan Februari 2026. TPT adalah persentase jumlah penduduk yang menganggur dibandingkan dengan total jumlah angkatan kerja. Edy menyampaikan angka TPT pada Mei 2026 merupakan level terendah sejak tahun 1994.

"Jadi pengangguran Mei 2026 ini sebesar 4,65% merupakan TPT terendah sejak tahun 1994. Jadi sejak 1994, karena pada tahun 1994 berdasarkan berdasar Sakernas bulan Agustus kalau tidak salah, Sakernas Agustus, pengangguran itu mencapai 4,36%," ujar Edy.

Pada Mei 2026, TPT laki-laki sebesar 4,85%, lebih tinggi dibanding TPT perempuan yang sebesar 4,32%. TPT laki-laki dan perempuan mengalami penurunan masing-masing sebesar 0,03% poin dan 0,04% poin dibandingkan Februari 2026.

Anak Muda Banyak Jadi Pengangguran

Dalam laporan BPS, jumlah pengangguran di Indonesia yang mencapai 7,22 juta orang itu ditemukan mayoritas masyarakat yang jadi pengangguran adalah anak muda.

Sebagai informasi, pengangguran adalah penduduk usia 15 tahun ke atas yang tidak bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha baru, sudah diterima bekerja atau sudah siap berusaha tetapi belum mulai bekerja, atau merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.

Sementara itu, TPT merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja dan menggambarkan pasokan tenaga kerja kurang dimanfaatkan.

Berdasarkan usia, penduduk kelompok umur muda yaitu 15-24 tahun cukup tinggi besaran TPT-nya yaitu mencapai 17,37% dari total populasi. Sementara itu, TPT penduduk kelompok umur tua 60 tahun ke atas merupakan yang paling rendah, yaitu sebesar 2,35% dari total populasi.

"TPT menurut kelompok umur tersebut memiliki pola yang sama sejak November 2025. Dibandingkan Februari 2026, hanya kelompok umur 25-59 tahun yang mengalami penurunan TPT yakni sebesar 0,37% poin. Sementara kelompok umur lainnya mengalami kenaikan TPT," tulis dokumen itu.

Halaman 2 dari 2
(hrp/hal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads