Pemasangan Tower Darurat Wonosari Tertunda Karena Cuaca

Pemasangan Tower Darurat Wonosari Tertunda Karena Cuaca

- detikFinance
Minggu, 02 Des 2007 21:40 WIB
Jakarta - Usaha pemulihan pasokan listrik akibat robohnya tower 150 kV antara Pedan-Wonosari (Jateng) masih terus dilakukan. Namun pemasangan tower darurat (emergency tower) tidak bisa diselesaikan pada Minggu (2/12/2007) akibat kondisi cuaca yang tak mendukung.

"Pemasangan emergency tower tidak bisa diselesaikan hari Minggu ini karena kondisi cuaca di lokasi, Solo dan sekitarnya, sedang hujan lebat disertai angin kencang sejak sore hari," kata GM PLN P3B Jawa Bali, Muljo Adji AG, dalam pesan singkat yang diterima detikfinance, Minggu (2/12/2007).

Menurut Mulyo, akibat kondisi cuaca ini maka pada Senin 3 Desember 2007 diperkirakan masih terdapat potensi defisit sekitar 150 MW yg akan menyebabkan pemadaman listrik untuk daerah-daerah yg dipasok dari Gardu Induk Palur, Solo Baru (Wonosari), Wonogiri, dan Sragen.
"PLN akan berusaha keras untuk menyelesaikan secepatnya. Namun sekaligus juga meminta kepada pelanggan-pelanggan di daerah tersebut di atas untuk menghemat dan mengurangi pemakaian listriknya terutama pada periode beban puncak pukul 17.00-22.00 WIB guna mengurangi kemungkinan pemadaman beban," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekitar 5 tower listrik PLN pada hari Rabu 28 November 2007 pada jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Pedan - Solo Baru (Wonosari), Jawa Tengah roboh akibat hujan lebat yang disertai angin puting beliung. (mly/mly)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads