Proyek Koperasi Desa Merah Putih di Yahukimo Dimulai

Proyek Koperasi Desa Merah Putih di Yahukimo Dimulai

Retno Ayuningrum - detikFinance
Kamis, 06 Agu 2026 21:57 WIB
Kopdes merah putih yahukimo
Peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.Foto: Dok. Kementerian Koperasi
Jakarta -

Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Pemerintah Kabupaten Yahukimo melakukan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Menurut Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi tonggak perubahan arah ekonomi nasional dari pola liberal kapitalistik menuju sistem yang berlandaskan kekeluargaan, kebersamaan, dan gotong royong.

Ferry mengapresiasi terhadap inisiatif Pemerintah Kabupaten Yahukimo dalam memulai pembangunan KDKMP Dekai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Langkah ini menjadi bukti nyata pemerataan ekonomi yang menjangkau wilayah terluar sekaligus perwujudan semangat gotong royong di daerah yang masuk kategori Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T)," ujarnya dalam keterangan, Kamis (6/8/2026)..

Ferry menjelaskan Kabupaten Yahukimo, dipastikan menjadi salah satu prioritas percepatan pembangunan dan pendampingan operasional. Kehadiran koperasi ini adalah wujud nyata cita-cita besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pembentukan KDKMP di seluruh Indonesia sebagai pusat penggerak ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Harapannya, manfaat ekonomi juga benar-benar dirasakan hingga ke pelosok Papua Pegunungan," jelasnya.

Menurutnya, kekayaan sumber daya alam yang melimpah di Yahukimo yang siap dioptimalkan melalui wadah koperasi. Wilayah Dekai, Sumo, dan sekitarnya telah mulai mengembangkan persawahan padi serta komoditas sayuran dataran tinggi seperti kubis, wortel, bawang, tomat, dan tanaman umbi-umbian.

Selain itu, tersedia pula komoditas perkebunan seperti kopi dan sagu, hasil hutan khas seperti buah merah dan kelapa hutan atau woromo, serta potensi peternakan babi, kambing, ayam, sapi, dan perikanan air tawar.

"Koperasi diharapkan menjadi wadah yang menghimpun, mengelola, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh hasil bumi masyarakat setempat, agar tidak hanya dijual dalam bentuk mentah," tambah ia.

Ferry menargetkan, KDKMP Dekai menjadi pemasok utama bahan baku bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebutuhan beras, sayur-mayur, telur, hingga protein hewani dapat dipenuhi langsung dari hasil pertanian dan peternakan warga setempat.

"Ini bukan sekadar menggerakkan ekonomi kampung, melainkan memberikan kepastian pasar bagi petani dan peternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah," imbuh ia.

Sementara itu, Bupati Yahukimo Didimus Yahuli menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Koperasi atas dukungan dalam menghadirkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Yahukimo. Menurutnya, pembangunan KDKMP Dekai menjadi langkah strategis untuk memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Koperasi atas perhatian dan komitmennya terhadap Kabupaten Yahukimo. Kehadiran KDKMP Dekai menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi pertanian, perkebunan, peternakan, dan komoditas lokal agar memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Yahukimo siap mendukung penuh pembangunan hingga operasional koperasi agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Didimus.

(rea/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads