Masyarakat Alor Jadi Penerima Pertama Bantuan Beras 30 Kg

Masyarakat Alor Jadi Penerima Pertama Bantuan Beras 30 Kg

Heri Purnomo - detikFinance
Sabtu, 08 Agu 2026 18:16 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman/Foto: Heri Purnomo/detikcom
Kabupaten Alor -

Pemerintah mulai menyalurkan program bantuan pangan tahap II yakni beras 10 kilogram (kg) per penerima untuk setiap bulannya. Bantuan ini berlaku selama tiga bulannya.

Kabupaten Alor menjadi daerah pertama yang mendapatkan bantuan pangan ini. Di mana bantuan ini diberikan langsung untuk tiga bulan yakni Juli, Agustus, September. Di Kabupaten Alor, total penerima bantuan sebanyak 37.338 penerima.

Bantuan secara simbolis dilakukan oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman bersama Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (8/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amran menyampaikan bahwa penyaluran ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan bantuan pangan menjangkau masyarakat hingga tingkat desa. Ia mengatakan bantuan ini akan menyasar kepada lebih dari 33 juta penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

"Bantuan dari bapak Presiden Republik Indonesia diperuntukkan untuk 33 juta seluruh Indonesia dan di sini (Alor) yang pertama," ujar Amran.

"Kenapa? Kemarin ada mahasiswa dari Alor. Kami sementara pidato di Undip, Semarang, Jawa Tengah, tiba-tiba berteriak menyuarakan aspirasi rakyat, masyarakat Alor. Jadi kami, langsung dari Jawa Tengah, batalkan semua rapat di Jakarta, rapat pimpinan. Jauh lebih penting saudara kita yang ada di Alor, masyarakat yang jauh dari Kota Jakarta daripada rapat," sambung Amran.

Amran menambahkan, penyaluran bantuan pangan merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan BULOG menjadi kunci agar program bantuan pangan dapat berjalan efektif hingga ke daerah.

"Kita ingin memastikan negara hadir bukan hanya melalui kebijakan, tetapi melalui aksi nyata. Bantuan pangan harus sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, tepat sasaran dan tepat waktu. Karena itu, pemerintah bersama BULOG akan terus bekerja memastikan kebutuhan pangan masyarakat di seluruh Indonesia terpenuhi," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, kehadiran pemerintah bersama BULOG di Alor merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia memiliki akses yang sama terhadap pangan.

"Hari ini kami datang langsung ke Alor untuk memastikan bantuan pangan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat. Ini bukan hanya soal menyalurkan beras, tetapi memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat. Bantuan yang disalurkan merupakan alokasi untuk tiga bulan, jadi nanti masing-masing keluarga akan mendapatkan 30 kilogram beras," ujar Rizal.

Menurut Rizal, kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi pangan. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BULOG, serta seluruh pemangku kepentingan agar bantuan pangan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah yang memiliki tantangan geografis.

"Bagi BULOG, tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk dilayani. Alor adalah bagian dari Indonesia, dan masyarakatnya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian serta akses pangan. Kami akan terus memastikan pangan hadir sampai ke masyarakat," tegas Rizal.

(hrp/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads