Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan, kenaikan tajam jumlah penumpang terjadi di wilayah Sumatera dan Jawa non-Jabodetabek masing-masing naik 66,39 persen dan 28,35 persen. Sebaliknya di wilayah Jabodetabek turun 5,35 persen.
"Selama Januari hingga Oktober 2007, jumlah penumpang mencapai 145,86 juta orang atau naik 10,36 persen," ujarnya dalam jumpa pers di Gedung BPS, Jalan Dr Sutomo, Jakarta, Senin (3/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari lima bandara yang diamati semuanya mengalami peningkatan jumlah penumpang.
Peningkatan jumlah penumpang terbesar terjadi di Bandara Soekarno Hatta-Jakarta 25,23 persen dan terendah terjadi di Polonia-Medan 16,60 persen.
Bandara Soekarno Hatta-Jakarta merupakan bandara terbesar untuk penumpang angkutan udara domestik dengan jumlah penumpang 1.118,2 ribu orang atau 36,57 persen dari keseluruhan, diikuti Juanda-Surabaya 327,8 ribu orang atau 10,72 persen.
Selama Januari hingga Oktober 2007 jumlah penumpang domestik mencapai 25,30 juta orang atau naik 5,76 persen.
Sementara itu, jumlah penumpang internasional mencapai 4,75 juta orang atau naik 15,61 persen dibanding periode yang sama tahun 2006.
Untuk penumpang angkutan laut dalam negeri pada bulan Oktober 2007 tercatat sebesar 614,12 ribu orang atau naik 31,56 persen, sebaliknya jumlah barang yang diangkut turun 8,59 persen dibanding bulan September 2007 menjadi 14,16 juta ton.
Selama Januari hingga Oktober 2007, jumlah penumpang mencapai 5,11 juta orang atau turun 51,11 persen dan jumlah barang turun 3,61 persen atau mencapai 141,69 juta ton dibanding periode yang sama tahun 2006.
(ddn/ir)











































