Siap-siap! Magang Nasional Batch 2 Dibuka Bulan Depan

Siap-siap! Magang Nasional Batch 2 Dibuka Bulan Depan

Ilyas Fadilah - detikFinance
Selasa, 11 Agu 2026 12:32 WIB
Tampilan Siapkerja untuk Program Magang Nasional 2026
Foto: Tampilan Siapkerja untuk Program Magang Nasional 2026 (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Pemerintah akan membuka program magang nasional batch 2 tahun 2026 pada September. Menurut Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker Darmawansyah, tahap pertama akan dimulai dengan pendaftaran bagi penyelenggara.

Darmawansyah memperkirakan pendaftaran penyelenggara magang, dalam hal ini perusahaan, kementerian dan lembaga (K/L) akan dibuka pekan depan. Magang Nasional batch 1 tahun 2026 telah selesai dilaksanakan dengan hari pertama magang pada 10 Agustus 2026.

"Minggu depan, jadi minggu depan sudah kita buka untuk penyelenggara. Langsung daftar, jadi ini nanti jaraknya sebulan-sebulan. Jadi kan sekarang kita mulai sekitar 10 Agustus," kata Darmawansyah di Kemnaker, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, pendaftaran untuk peserta akan dilakukan pertengahan September. Sebagai informasi, pemerintah menyediakan 150 ribu kuota magang nasional yang dibagi ke dalam 3 batch, dengan masing-masing kuota per batch 50 ribu.

ADVERTISEMENT

"Kita targetkan nanti di bulan depan di September, sekitar pertengahan September kita akan mulai lagi untuk running untuk yang batch kedua," ungkapnya.

Pada batch 1 tahun 2026 Kemnaker mencatat ada732.483 orang yang mendaftar program, namun yang lolos hanya 46 ribu peserta. Peserta yang lolos akan magang selama 6 bulan di perusahaan tempat mereka mendaftar dan mendapat uang saku setara Upah Minimum Provinsi atau Kabupaten/Kota (UMP/UMK).

Batch pertama diikuti oleh 3.672 penyelenggara pemagangan yang terdiri dari 1.830 perusahaan dan 1.842 unit kerja kementerian/lembaga. Lalu tersedia28.455 posisi pemagangan dengan total 54.304 kuota peserta, dengan rincian 31.251 kuota di perusahaan dan 23.053 kuota di kementerian/lembaga.

(ily/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads