Ketua DPD: Transformasi Ekonomi Prabowo Ibarat Mencabut Duri dalam Daging

Ketua DPD: Transformasi Ekonomi Prabowo Ibarat Mencabut Duri dalam Daging

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 14 Agu 2026 09:41 WIB
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI digelar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Foto: Agung Pambudhy/detikFoto
Jakarta -

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPR) RI Sultan Najamudin menyebut transformasi ekonomi yang diusung Presiden Prabowo Subianto bagaikan mencabut duri dalam daging.

"Transformasi ekonomi yang diusung Presiden Prabowo ibarat mencabut duri dalam daging. Mencabut duri tentu tidak nyaman. Ada rasa perih, bahkan sedikit pendarahan. Namun, selama duri itu tetap tertancap, luka tidak akan pernah benar-benar sembuh," kata dia dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 & Sidang Bersama MPR RI, DPR RI, dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Ia menjelaskan, duri yang ada di dalam tubuh Indonesia, seperti ketergantungan Indonesia dengan produk impor, rendahnya nilai tambah sumber daya alam, hingga praktik under invoicing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, duri-duri tersebutlah yang akan menghambat daya saing nasional. Namun, kebijakan Prabowo sangat berani untuk melepas segala praktik yang merugikan Indonesia.

ADVERTISEMENT

"Duri itu adalah ketergantungan pada impor, rendahnya nilai tambah sumber daya alam, praktik under invoicing, transfer pricing, inefisiensi, dan berbagai hambatan yang menggerus daya saing nasional," tuturnya.

Transformasi ekonomi yang dilakukan Prabowo juga dinilai tidak mudah, namun keberanian perlu dilakukan. Karena Indonesia harus menjadi negara maju dan berdaya saing.

"Transformasi ekonomi menuntut keberanian mengambil keputusan yang tidak mudah demi memperkuat fondasi ekonomi nasional dan mewujudkan Indonesia yang lebih berdaulat, maju, dan berdaya saing," jelasnya.

(acd/acd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads