Prabowo Umumkan APBN 2027 Rp 4.097 T, Defisit 2,40%

Prabowo Umumkan APBN 2027 Rp 4.097 T, Defisit 2,40%

Heri Purnomo - detikFinance
Jumat, 14 Agu 2026 15:56 WIB
DPR menggelar rapat paripurna ke-1 masa persidangan I tahun 2026-2027 hari ini. Sebanyak 463 dari 580 anggota Dewan menghadiri rapat tersebut. Rapat itu digelar bersamaan dengan agenda Penyampaian RAPBN 2027 dan Nota Keuangan di kompleks parlemen, Se
Presiden Prabowo Subianto/Foto: Agung Pambudhy/detikFoto
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto memaparkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 sebesar Rp 4.097,2 triliun. Angka ini naik dari APBN 2026 sebesar Rp 3.842, 7 triliun.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU Tentang APBN TA 2027 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo mengatakan anggaran tersebut akan digunakan untuk menjalankan delapan Program Kerja Prioritas Nasional atau PKPN, yaitu kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana; penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa; serta penurunan kemiskinan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk menjalankan seluruh agenda tersebut, Belanja Negara tahun 2027 direncanakan sebesar Rp 4.097,2 triliun, naik dari Rp 3.842,7 triliun di APBN 2026," ujar Prabowo.

ADVERTISEMENT

Kemudian, Prabowo menyampaikan bahwa pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp 3.426,0 triliun, naik dari Rp 3.153,6 triliun di APBN 2026. Pembiayaan direncanakan sebesar Rp 671,2 triliun, dengan defisit sebesar 2,40% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Angka defisit ini turun dari rencana pembiayaan di APBN tahun 2026, yaitu Rp 689,1 triliun, dengan defisit 2,68% Produk Domestik Bruto," katanya.

(hrp/ara)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads