Jurus Pemerintah Agar RI Bisa Swasembada Daging Sapi

Jurus Pemerintah Agar RI Bisa Swasembada Daging Sapi

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 14 Agu 2026 22:43 WIB
Pedagang melayani pembeli daging sapi di Pasar Kramat Jati, Senin (16/3/2026), saat harga daging mencapai sekitar Rp150 ribu per kilogram.
Ilustrasi.Foto: Mohammad Farrel/detikFoto
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menyoroti soal daging daging sapi yang masih impor. Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengakui Indonesia belum swasembada daging sapi.

Zulhas menjelaskan Indonesia masih impor sekitar 1 juta sapi. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Zulhas mengatatan pemerintah tengah menyiapkan langkah untuk mempercepat pengembangan peternakan sapi nasional dengan bekerja sama dengan sejumlah negara untuk mendatangkan sapi indukan.

"Iya, bener. Kita masih impor 1 juta sapi. Sudah ada kami usulkan Perpres (Peraturan Presiden) untuk pengembangan dengan cepat gitu. Nanti kerja sama dengan beberapa negara agar kita bisa masuk indukan, ya. Indukan sapi itu," terang Zulhas Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zulhas menyebut sapi indukan tersebut dapat didatangkan dari sejumlah negara, termasuk negara-negara di Eropa dan Brasil.

"Bisa dari Eropa, bisa dari Brasil, dan lain-lain. Kan enggak mudah juga tuh dapet indukan," ujar Zulhas.

ADVERTISEMENT

Zulhas menambahkan, soal bawang putih, pemerintah akan mulai gerakan menanam bawang putih secara massal di 17 provinsi demi menekan impor.

"Tanam kita. Kan besok tanggal 19 dipelopori oleh Pak Kapolri, Mentan (Menteri Pertanian) dan lain-lain, kita dan Pak Presiden akan melaunching 17 provinsi untuk tanam memulai tanam bawang putih," tutur Zulhas.

(ada/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads