Pembatasan Premium Bisa Hemat Subsidi Rp 6 Triliun

Pembatasan Premium Bisa Hemat Subsidi Rp 6 Triliun

- detikFinance
Selasa, 04 Des 2007 17:38 WIB
Jakarta - Meski dinilai beberapa kalangan tidak akan efektif, pemerintah yakin pembatasan penggunaan premium bisa menghemat anggaran negara.

Menurut Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta subsidi BBM pada tahun depan bisa berkurang Rp 6 triliun dengan pembatasan BBM bersubsidi itu.

"Exercise-nya saya rasa di Jabotabek hitung-hitungannya itu pada periode pertama mungkin sekitar Rp 6 triliun di 2008. Cuma nanti pelaksanaannya masih di-exercise," ujar Paskah seusai rapat paripurna DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Paskah, secara prinsip konsumsi BBM akan dipangkas secara bertahap di wilayah Jabotabek, kemudian akan diperluas ke daerah yang haus BBM.

"Seperti di Jateng, Jatim, Batam, yang tingkat konsumsinya tinggi. Ini nanti kita perluas, tapi pilot project pertama di Jabotabek. tentu ini akan bisa mengurangi subsidi secara signifikan," ujarnya.

Pemerintah berencana membatasi penggunaan premium untuk kendaraan bermotor. Mobil-mobil akan diarahkan menggunakan bahan bakar khusus.

"Nanti mobil-mobil pribadi beli pertamax saja," ujarnya.

Opsi itu merupakan salah satu cara untuk meredam besarnya subsidi akibat lonjakan harga minyak dunia. Namun Paskah menegaskan pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM tahun 2008.

"Tapi intinya kita tidak akan menaikkan harga (BBM)," ujarnya.
(ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads