PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat ada 1 juta orang lebih yang menikmati tarif spesial Hari Kemerdekaan Rp 8 untuk naik layanan Commuter Line di beberapa jalur dan LRT Jabodebek. Tercatat 969.648 pelanggan Commuter Line dan 83.417 pelanggan LRT Jabodebek menikmati tarif khusus tersebut.
KAI juga mencatat sebanyak 31.634 tempat duduk KA Jarak Jauh ekonomi komersial terjual dengan diskon khusus Hari Kemerdekaan 17%.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan momentum Kemerdekaan memperlihatkan dua karakter perjalanan yang berbeda. Mobilitas antar kota menguat seiring periode libur, sementara pada layanan perkotaan pola perjalanan cenderung lebih landai dibanding hari kerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Momentum 17 Agustus punya ritme perjalanan yang khas. Ada masyarakat yang bepergian antar kota untuk berlibur dan bertemu keluarga, sementara mobilitas komuter menyesuaikan pola hari libur. Dalam kondisi apa pun, semangat Insan KAI Group tetap hidup untuk melayani," ujar Bobby dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).
Tarif khusus Rp 8 pada sebagian besar layanan Commuter Line dimanfaatkan 969.648 pelanggan, terdiri dari 777.051 pelanggan Commuter Line Jabodetabek, 29.645 pelanggan Commuter Line Wilayah VI Yogyakarta, dan 16.958 pelanggan Commuter Line Wilayah I Banten Merak Reguler.
Kemudian, ada juga 92 pelanggan Kereta Petani dan Pedagang Wilayah I Banten, 83.180 pelanggan Commuter Line Wilayah II Bandung, 3.247 pelanggan Commuter Line Prameks Wilayah VI Yogyakarta, serta 59.475 pelanggan Commuter Line Wilayah VIII Surabaya.
Pada layanan LRT Jabodebek, tarif Rp8 dimanfaatkan 83.417 pelanggan. Secara keseluruhan, Commuter Line dan LRT Jabodebek melayani 1.053.065 pelanggan dengan tarif khusus pada momentum 17 Agustus.
Sementara untuk kereta jarak jauh, realisasi pembelian tiket diskon 17% tertinggi berdasarkan wilayah keberangkatan tercatat di Daop 4 Semarang sebanyak 8.430 pelanggan, disusul Daop 1 Jakarta sebanyak 8.187 pelanggan.
"Setiap angka mewakili perjalanan seseorang. Karena itu, perhatian kami tetap pada keselamatan, ketepatan layanan, kenyamanan, serta kesiapan petugas dari awal hingga pelanggan tiba di tujuan," kata Bobby.
(hal/hns)









































