Atasi Macet, Subsidi BBM Transportasi Umum Harus Ditambah

Atasi Macet, Subsidi BBM Transportasi Umum Harus Ditambah

- detikFinance
Kamis, 06 Des 2007 11:15 WIB
Jakarta - Kemacetan di jalanan semakin parah. Salah satu alternatif solusinya adalah dengan memperbesar subsidi BBM untuk transportasi umum.

Usulan itu disampaikan pengamat LIPI Maxensius Tri Sambodo dalam paparannya di Gedung Widyagraha LIPI, Gatot Subroto, Jakarta , Kamis (5/12/2007).
 
"Subsidi untuk transportasi harusnya diperbesar. Saya rasa ini mungkin kalau premium harganya lebih rendah Rp 4.500," katanya.
 
Namun agar pemerintah tidak terlalu terbebani, harga BBM yang lain sebaiknya dinaikkan. Sehingga terjadi subsidi BBM silang.
 
Max menjelaskan, dengan memperbesar subsidi untuk transportasi umum, maka beban BBM mereka menurun. Akibatnya, mereka punya marjin pendapatan yang lebih tinggi dari sebelumnya. Dengan marjin pendapatan itulah, mereka punya biaya lebih untuk merawat kendaraannya. Sehingga menciptakan fasilitas umum yang lebih nyaman.
 
Dengan fasilitas yang lebih nyaman, tentunya masyarakat akan lebih senang menggunakan kendaraan umum ketimbang kendaraan pribadinya. Jadi, jumlah kendaraan di jalanan pun berkurang dan kemacetan bisa menurun.
 
"Jika marjinnya besar, jadi bisa melakukan peremajaan. Masyarakat juga yang menikmati. Efeknya jangka panjang," lanjutnya.

(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads