"Saya instruksikan kepada para menteri, gubernur, bupati dan walikota, tingkatkan jumlah perusahaan di negeri ini yang menjalankan kebijakan 100 pegawai minimal 1 orang dari penyandang cacat," tutur SBY.
SBY menyampaikan hal itu dalam pidato peringatan Hari Internasional Penyandang Cacat di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (6/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya minta pelaku usaha lebih arif dan terbuka menerima tenaga kerja sesuai ketrampilan yang dibutuhkan," katanya.
SBY mendorong dunia usaha memperhatikan orang cacat lewat program corporate social responsibility. SBY berjanji akan memberikan penghargaan khusus di Istana Negara kepada perusahaan yang menerima orang cacat.
"Setiap tahun di ruangan ini saya ingin sampaikan penghargaan kepada perusahaan yang menerima penyandang cacat agar masyarakat tahu perusahaan mana saja yang memiliki komitmen," ujarnya.
Dalam acara itu juga diluncurkan reksadana penyandang cacat dari Valbury dan kartu Askeskin untuk orang cacat, serta penghargaan usaha pemberdayaan kesejahteraan sosial penyandang cacat.
Usai acara, SBY sempat melihat-lihat pameran kecil di teras Istana yang menampilkan hasil karya seni penyandang cacat, seperti lukisan, sulaman, serta teknologi komputer dan internet untuk orang cacat. (umi/nrl)










































