Menneg BUMN Sofyan Djalil mengatakan sudah ada kesepakatan antara ECA dan Garuda tapi belum ditandatangani secara resmi.
"ECA sudah tercapai kesepakatan. Ada beberapa soal teknis yang kayak gitu. Saya gak tau teknisnya, intinya telah dapat persetujuan. ECA itu keliatannya tinggal sign deal, sudah ada kesepakatan, kelihatannya," kata Sofyan di gedung depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (7/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sofyan menjelaskan, restrukturisasi utang itu bagian tak terpisahkan dari restrukturisasi Garuda secara menyeluruh.
"Nah Garuda membutuhkan restrukturirasi capital dalam rangka supaya bisa terbang tinggi. Itu yang akan kita selesaikan," katanya.
Mengenai kemungkinan penyuntikan modal ke Garuda, Sofyan menegaskan itu tidak akan dilakukan. "Pemerintah enggak mau inject lagi dong, kita harus cari. Polanya nanti diumumkan lah," tegasnya.
Garuda memiliki utang ECA lebih kurang US$ 500 juta. Kreditor ECA telah memberi keringanan kepada maskapai penerbangan nasional itu untuk tidak bayar utang pokok selama dua bulan pada Juni 2007. ECA adalah kreditor yang ada di Eropa antara lain dari Jerman, Inggris dan Prancis. (ir/qom)











































