Alasan Prabowo Tolak Utang IMF

Alasan Prabowo Tolak Utang IMF

Andi Hidayat - detikFinance
Selasa, 01 Sep 2026 06:25 WIB
Presiden Prabowo di penutupan Muktamar ke-35 NU, di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Senin (31/8/2026).
Presiden Prabowo Subianto.Foto: Laily Rachev - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mengaku pemerintah sempat menolak pinjaman uang dari Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF). Penolakan tersebut dilakukan saat Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ditawari langsung pinjaman oleh IMF.

Kala itu, Prabowo menerangkan Purbaya menolak tawaran pinjaman dari IMF atas alasan keuangan Indonesia yang masih kuat. Menurutnya Indonesia tetap kuat tanpa pinjaman IMF.

"Saya kira kemarin, berapa bulan yang lalu, kaget Menteri Keuangan kita di Washington DC ditawarin pinjaman dari IMF. Kita tolak, terima kasih! Indonesia masih bisa tanpa pinjaman dari IMF," ujar Prabowo dalam sambutannya di Penutupan Muktamar ke-35 NU, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (31/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo menegaskan pemerintah berkomitmen mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman luar negeri. Namun, pemerintah memilih mendorong investasi masuk ke dalam negeri ketimbang mengandalkan utang luar negeri.

Jika pinjaman memang diperlukan, ia menekankan pembiayaannya harus dipilih secara selektif, terutama dengan mempertimbangkan tingkat bunganya.

ADVERTISEMENT

"Kita sekarang berusaha tidak mau terlalu banyak pinjam-pinjam uang dari mana-mana, kalau ajak investasi boleh," jelas Prabowo.

Prabowo mengatakan, pemerintah sendiri telah melakukan berbagai penghematan. Penghematan yang dilakukan juga mendekati Rp 300 triliun per tahun dan akan langsung digelontorkan untuk berbagai program yang menyentuh masyarakat.

"Penghematan kita di berbagai bidang sudah mendekati, tiap tahun lebih dari Rp 200 triliun, mendekati Rp 300 triliun tiap tahun. Uang ini lah yang kita alihkan, yang kita gelontorkan sebesar-besarnya langsung ke rakyat," pungkas Prabowo.

(ahi/hal)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads