Rempah-Rempah Jabar Harus Didata

Rempah-Rempah Jabar Harus Didata

- detikFinance
Minggu, 09 Des 2007 12:05 WIB
Bandung, - Di tengah maraknya pengakuan negara asing terhadap produk asli Indonesia, Jawa Barat, menggelar pameran rempah-rempah sekaligus melakukan pengumpulan database atas kekayaan asli daerahnya itu.

Menurut Ketua Dewan Pengurus Daerah Kerukunan Usahawan Kecil dan Menengah Indonesia (KUKMI) Provinsi Jawa Barat Tetty Kadi Bawono, kegiatan ini
diharapkan dapat menjadi ajang promosi berkelanjutan.

Produk-produk yang dipamerkan pada saat ini juga akan didokumentasikan dan menjadi data base sekaligus direktori usaha argo Jawa Barat. Selain itu juga akan digunakan sebagai bahan KUKMI dalam berpromosi dalam rangka membuka peluang pasar baik di dalam maupun di luar negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menampilkan citra yang positif, pameran ini dikemas dengan nuansa yang khas. "Saya ingin usahawan kecil dan menengah menjaga kerukunan dan dapat
bersilaturahmi," kata Festival Director Wawan Juanda kepada detikcom, di lokasi pameran di belakang Gedung Sate, Bandung, Sabtu (8/12/2007).

Acara ini pun diikuti oleh 15 partisipan baik dari dalam negeri maupun asing. Antara lain Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DPD KUKMI Jabar, Republik of Entertainment, Indonesian Business Center (IBC), International Finance Corporation (IFC), World Bank Group, Youth Enterpreneur Start-Up (Yes!), C-59, KBRI Singapura, National Geographic Indonesia, Forum Diskusi Wartawan Bandung, Yayasan Mara, Majalah Intisari, Etos Mutualis, dan Galeri Space 59. (lih/nrl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads