"Tabung dari pabrikan China speknya tidak sesuai dengan SNI. Kami tidak akan menggunakan produk yang tidak memenuhi tandar SNI," kata Deputi Direktur Pemasaran Pertamina Hanung Budya dalam pesan singkat yang diterima detikfinance, Minggu (9/12/2007).
Sebelumnya, Pertamina menyeleksi beberapa pabrikan dari tiga negara, yaitu China, Thailand, dan India. Tapi kemudian, tinggal China dan Thailand yang masih tersisa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertamina berniat mengimpor tabung 3 kg setelah pabrikan dalam negeri tidak sanggup memenuhi kebutuhan tabung konversi minyak tanah ke elpiji untuk 2007 sebanyak 12 juta unit. Sebelumnya Pertamina memang mengaku akan mengusahakan impor tabung dari negara di kawasan ASEAN agar bea masuk yang murah.
Meski sempat mengundang kontroversi, langkah Pertamina untuk mengimpor langgeng setelah rapat dengan asosiai dan Departemen Perindustrian yang dipimpin langsung Wapres Jusuf Kalla. (lih/ary)










































