Hal tersebut disampaikan Presiden Direktur PT Pertamina EP, Tri Siwindono yang ditemui disela-sela Ulang Tahun Pertamina di kantor pusat Pertamina, Jalan Perwira, Jakarta, Senin (10/12/2007).
"Tahun depan kita dikasih tugas menaikkan produksi dari 110 ribu menjadi 129 ribu barel, itu adalah basic. Sedangkan 138 ribu extended dan extra extended 145,5 ribu barel, sekitar 200 well," jelas Siwindono.
Ia mengakui bahwa produksi untuk tahun 2007 sempat tergambat karena produksi di lapangan Pondok Tengah yang dibawah target. Rencananya, gas dari Pondok Tengah akan dijual untuk pembangkit di Muara Tawar milik PLN.
Manajer Humas Pertamina EP, M. Harun sebelumnya mengatakan, lapangan Pondok Tengah produksinya tersendat karena kondisi bawah permukaan di sebelah utara yang diperkirakan berisi minyak ternyata terdapat kandungan gas.
(qom/ir)










































