"Terdapat banyak sekali kesempatan investasi," cetus Sandiaga dalam diskusi di Pavilion Indonesia, BICC, Nusa Dua, Bali, Senin (10/12/2007).
Namun, kesempatan investasi ini masih perlu dikaji lebih jauh hitung-hitungan bisnisnya. "Baik dari segi insentif fiskal maupun non fiskal, return-nya maupun pendanaannya," kata Sandiaga.
Pemerintah pun diharapkan menjaga komitmennya untuk menumbuhkan bisnis yang 'hijau'ini. Misalnya, perlu infrakstruktur seperti kemudahan teknologi dan insentif.
"Sehingga investasi di bidang clean energy ini bisa sangat baik, bukan hanya bagi lingkungan tapi juga pelaku usaha," kata Sandiaga yang didampingi oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan Kepala BKPM M Lutfi dalam diskusi itu.
Sandiaga kemudian menyebutkan beberapa kemungkinan investasi 'hijau' yang dilirik para pengusaha. Misalnya, ada pengusaha yang tertarik mengembangkan sepeda listrik.
"Juga sudah ada muncul perusahaan investasi yang concern menawarkan produk investasi. Mereka mengucurkan dana, dan dana ini sebagai green fund, bisa diinvest di perusahaan yang melakukan carbon conservation. Ini besar sekali kesempatannya," pungkas Sandiaga.
(aba/qom)











































