Presiden Prabowo Subianto memohon maaf kepada Presiden Rusia Vladimir Putin usai dirinya tak bisa hadir pada KTT ASEAN-Rusia Juni lalu di Kazan. Prabowo diundang khusus oleh Putin untuk hadir pada pertemuan itu.
Hari ini Prabowo kembali melakukan pertemuan dengan Putin di Vladivostok. Dia diundang khusus untuk hadir pada Eastern Economic Forum oleh Putin, keduanya menyempatkan diri untuk melakukan pertemuan bilateral sebelum acara dimulai.
"Atas penyelenggaraan KTT peringatan ASEAN-Rusia ke-20 pada tanggal 18 Juni 2024. Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya tidak dapat menghadiri acara penting tersebut," beber Prabowo dalam pertemuan yang disiarkan langsung oleh Sekretariat Presiden, Kamis (3/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo mengungkapkan alasannya tak bisa hadir di Kazan karena ada masalah di dalam negeri yang perlu ditangani secara serius dan tak bisa ditinggalkan.
"Karena ada masalah dalam negeri yang tidak bisa saya tinggalkan. Tapi saya membayar hutang saya dengan hadir di Vladivostok sekarang," ujar Prabowo.
Orang nomor satu di Indonesia itu melanjutkan Rusia telah menjadi mitra penting bagi Indonesia. Dia mengaku senang hubungan kedua negara kini berlanjut pada kemitraan strategis.
"Sekali lagi terima kasih. Indonesia dan Rusia memiliki ikatan sejarah yang mendalam, lebih dari lima dasawarsa, lebih. Bagi Indonesia, Rusia adalah mitra yang sangat penting. Karena itu kami bangga dan gembira hubungan kita bisa meningkat menjadi kemitraan strategis tahun lalu," tutur Prabowo.
Lihat juga Video Momen Trump Puji Prabowo di Depan Pemimpin ASEAN










































