"Meningkatnya IKK tersebut didorong oleh pesimisme yang menurun pada Indeks Kondisi Ekonomi saat ini sebesar 2,2 poin dibanding bulan lalu. Juga disebabkan oleh peningkatan yang terjadi pada hampir seluruh komponen Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK), kecuali ekspektasi ekonomi enam bulan mendatang," demikian pernyataan BI yang dipublikasikan, Senin (10/12/2007).
BI menjelaskan, secara tahunan IKK mengalami penurunan sebesar 0,2 poin. Penurunan IKK tersebut disebabkan oleh optimisme konsumen yang menurun terhadap IEK sebesar 5,4 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IKE pada November 2007 mengalami peningkatan sebesar 2,2 poin dibanding bulan lalu meskipun masih berada pada level pesimis dengan indeks 90,5. Peningkatan IKE tersebut disebabkan oleh penilaian konsumen yang makin optimis terhadap penghasilan saat ini sebesar 117,7 meningkat 1,0 poin dibanding bulan lalu.
Selain itu juga didukung oleh pesimisme yang menurun terhadap ketersediaan lapangan kerja dan ketepatan waktu pembelian barang tahan lama sebagaimana tercermin pada peningkatan kedua indeks tersebut dibanding bulan lalu masing-masing sebesar 3,5 poin dan 2,3 poin.
Konsumen mengekspektasikan akan terjadi kenaikan harga pada 3 bulan mendatang walaupun ekspektasi tersebut sedikit berkurang sebagaimana tercermin pada penurunan optimisme konsumen terhadap indek ekspektasi harga dari 172,7 menjadi 171.
Ekspektasi terhadap kenaikan harga tertinggi pada 3 bulan mendatang diperkirakan terjadi pada kelompok bahan makanan (172,9), diikuti oleh kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (166,4) serta kelompok perumahan, listrik, gas dan bahan bakar (160,2).
(arn/ir)











































