Harga Jual Tanah di Blok Cepu Naik Lima Kali Lipat

Harga Jual Tanah di Blok Cepu Naik Lima Kali Lipat

- detikFinance
Senin, 10 Des 2007 16:07 WIB
Medan - Harga jual tanah di Bojonegoro, Jawa Timur yang akan dibeli ExxonMobil untuk pengembangan eksplorasi blok Cepu melonjak lima kali lipat, bahkan ada warga yang meminta lebih tinggi. Jika semula harga satu meter tanah sekitar Rp 3.000-Rp 10.000, kini harganya mencapai lebih dari Rp 50.000 permeter .

"Bahkan awalnya ada yang minta Rp 300.000," kata sumber detikfinance di sela-sela Kunjungan Media Program Comdev ExxonMobil, Medan (10/12/2007).

Sebelumnya Land Team Manager Mobil Cepu Ltd Deddy Affidick pernah mengatakan, sulitnya mencapai kesepakatan harga dan koordinasi antar warga menjadi salah satu penyebab molornya pembebasan lahan untuk pengembangan blok Cepu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Padahal prosesnya sudah setahun, kita sih pinginnya cepat selesai," katanya ketika itu.

Disinyalir penyebab utama terhambatnya pembebasan lahan, karena banyaknya oknum yang memanfaatkan niat Exxon untuk membeli sejumlah tanah di Bojonegoro.

"Para oknum itu sudah jauh-jauh hari membeli tanah di lokasi yang diincar Exxon dengan harga murah untuk kemudian dijual dengan harga tinggi," jelas sumber itu.

Selain itu, masih diperparah dengan masalah administrasi seperti persetujuan penjualan yang membutuhkan persetujuan beberapa ahli waris. Exxon rencananya akan membangun fasilitas produksi untuk pengembangan lapangan minyak Cepu di atas lahan seluas 700 hektar.

Dari kebutuhan lahan itu, baru beberapa lokasi yang sudah disetujui. Antara lain di daerah Alas Tua Timur dan Alas Tua Barat.

"Alas Tua Barat dan Alas Tua Timur rencananya awal tahun depan sudah pembayaran. Jadi semoga kita bisa segera produksi," lanjutnya.

Pemerintah menargetkan blok Cepu bisa berproduksi bertahap mulai akhir tahun 2008. Minyak dari blok ini merupakan salah satu andalan pemerintah untuk meningkatkan produksi minyak nasional yakni menjadi 1,085 juta barel per hari pada tahun depan.
(lih/arn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads