Penyesuaian jadwal Commuter Line Jabodetabek telah dilakukan sejak Senin kemarin, sehingga beberapa perjalanan di lintas Jakarta-Kota dikurangi. Perawatan rangkaian KRL menjadi alasan utamanya.
Belakangan diketahui, ternyata rangkaian KRL yang melakukan perawatan besar adalah rangkaian yang diproduksi PT INKA seri iE305. PT INKA melakukan General Check Up terhadap rangkaian KRL yang baru beroperasi sejak akhir Desember 2025 lalu.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan seluruh komponen bekerja dengan baik, termasuk sistem bogie, sistem propulsi, serta seluruh komponen yang berkaitan dengan aspek keselamatan perjalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak awal proses ini berlangsung, tim engineering dan quality assurance kami sudah terjun langsung bersama tim KAI Commuter untuk memastikan setiap komponen, termasuk bogie dan sistem propulsi, berfungsi optimal," tutur Senior Manager Corporate Communication and Representative Office INKA, Nanang Agung Rohmandiyas dalam keterangan pers bersama KAI Commuter, Selasa (8/9/2026).
Baca juga: 17 Perjalanan KRL Dibatalkan, Ini Alasannya |
Sebagai bagian dari proses General Check Up ini, INKA akan terus berkoordinasi dengan KAI Commuter untuk memastikan seluruh rangkaian yang diproduksi memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna.
Di sisi lain, VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan penyesuaian jadwal perjalanan ini dilakukan dengan menyesuaikan jumlah sarana yang dioperasikan. Dilakukan pada pagi dan sore hari dan bersifat sementara.
Sebanyak 17 perjalanan Commuter Line yang dilakukan penyesuaian pada pemberangkatan pagi hari, sore dan malam hari. Jadwal pembatalan 7 perjalanan dari Bogor/Cilebut/Depok menuju Manggarai/Jakarta Kota dan 5 perjalanan dari Jakarta Kota menuju Bogor pada pagi hari, serta terdapat 2 perjalanan dari Manggarai menuju Bogor dan 3 perjalanan dari Bogor pada sore hari.
"Saat ini kami melakukan proses perawatan rangkaian sarana KRL yang ada secara intensif, demi keselamatan dan keamanan perjalanan," kata Karina.
Dengan adanya penyesuaian jadwal keberangkatan tersebut, KAI Commuter hanya mengoperasikan sebanyak 1.048 perjalanan di seluruh lintas Commuter Line Jabodetabek sebelumnya sebanyak 1.065 perjalanan setiap harinya.
"Kami memahami pasti akan ada ketidaknyamanan bagi para pengguna Commuter Line selama proses perawatan ini. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," ujar Karina.
Dia juga menegaskan bahwa KAI Commuter akan terus menginfokan secara berkala terkait jadwal dan operasional Commuter Line melalui pengumuman informasi di Stasiun, di atas kereta, aplikasi C-Access, maupun melalui kanal media sosial resmi KAI Commuter.
(hal/ara)









































