Tapi begitu mega ombak itu datang, pesanan yang biasanya lancar datang tiap bulan
pun sepertinya juga ikut terseret.
Tapi tidak ada kata menyerah dalam kamus Musriani. Perlahan ia membangun kembali
bisnisnya. Dengan pendampingan dari Lembaga Pengembangan Bisnis Wanita Mandiri yang dibentuk ExxonMobil dan Yayasan Dana Bakti Astra, Musriani perlahan merintis usahanya lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan dengan akses permodalan dan pasar yang lebih kuat dari sebelumnya, sulaman
hasil Musriani sudah menembus Maroko. LPWM membantu Musriani dan industri mikro
lainnya mendapat permodalan dari perbankan sekaligus membantu mencarikan pasar bagi produk industri tersebut.
Sulaman Musriani memang khas. Kain berwarna merah dan hitam yang dihiasi
benang-benang emas menjadi ciri khas hasil karya Musriani dan pekerjanya.
Kain sulaman itu kemudian dibentuk berbagai bentuk. Ada hiasan dinding, kipas tangan kain, sarung bantal, dan gantungan kunci.
Harganya jangan ditanya. Gantungan kunci hanya dibandrol RP 4.000, kipas tangan kain Rp 25.000, dan hiasan dinding yang bertuliskan ayat suci ukuran satu meter misalkan, dihargai Rp 300.000 sebelum dibingkai.
Menghitung usaha mencapai lokasi yang masih dikelilingi pohon-pohon besar dan tanah
yang becek karena hujan. Harga itu menjadi layak dikeluarkan.
Apalagi, ini bukan sulaman biasa. Salah seorang pendamping, Yana, menjelaskan,
menyulam Kasab (sulaman yang biasanya untuk latar pelaminan atau hiasan) dibutuhkan konsentrasi tinggi. Tak hanya itu, setiap helai benang emas yang dijahitkan diiringi dengan dzikir dan doa wanita yang menyulamnya.
Kini, sulaman Musriani dan pekerjanya bisa dinikmati di berbagai pameran di Jawa
termasuk di Pameran Kerajinan Kaum Perempuan di Dharmawangsa Square Women's Week yang digelar ExxonMobil dan Ind Business Links pada Sabtu-Minggu 15-16 Desember 2007.
"Dan disana kalau mau beli, kita pakai harga Aceh, karena kita biayai ongkos ke
Jakartanya," kata Communication Coordinator ExxonMobil Nuraini Razak.
Jika Anda tidak sempat, Anda bisa menghubungi Musriani langsung di 085260802069.
(lih/ir)











































