Menhub: KMP Virgo Transport 8 Tidak Overload Saat Berlayar

Menhub: KMP Virgo Transport 8 Tidak Overload Saat Berlayar

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 14 Sep 2026 12:25 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kiri) berbincang dengan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kanan) saat memberikan keterangan pada konferensi pers terkait kecelakaan kapal motor penumpang Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarma
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi/Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Jakarta -

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan KMP Virgo Transport 8 tidak kelebihan muatan. Dudy menjawab dugaan yang bermunculan bahwa kapal yang mengalami insiden maut tersebut kelebihan muatan saat berlayar.

Berdasarkan informasi yang diterima, kapasitas kapal tidak terisi maksimal. Dia kembali menekankan agar semua pihak sabar menunggu investigasi menyeluruh dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) soal penyebab kecelakaan.

"Perlu diketahui, KMP Virgo Transport 8 berlayar dalam kondisi tidak overload. Namun demikian, kita tunggu investigasi menyeluruh dari KNKT untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan kapal tersebut," tutur Dudy dalam keterangan resmi, Senin (14/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KNKT sudah turun ke lapangan untuk melakukan investigasi awal. Secara paralel, KNKT sudah mengumpulkan data terkait spesifikasi kapal hingga wawancara dengan penumpang serta kru yang selamat.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, soal pencarian penumpang KMP Virgo Transport 8 yang kecelakaan di perairan Laut Jawa sudah memasuki hari kedua. Sejauh ini, penumpang selamat yang berhasil ditemukan oleh tim gabungan berjumlah 108 orang, sementara ada 6 orang lagi dinyatakan meninggal dunia.

Dudy menjelaskan bahwa personel gabungan yang melakukan operasi pencarian saat ini jumlahnya bertambah, yakni lebih dari 600 personel. Dengan jumlah tersebut, ia berharap proses pencarian penumpang dapat semakin optimal, sehingga mampu menemukan lebih banyak lagi penumpang yang selamat.

Dudy juga menyampaikan, untuk penumpang selamat yang membutuhkan penanganan medis, maka penumpang tersebut akan dirujuk ke rumah sakit. Sementara penumpang selamat yang kondisinya cukup baik, maka akan diserahkan kepada pihak operator pelayaran untuk kemudian diantarkan ke rumah masing-masing.

(hal/ara)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads