Manajer Kopdes Belum Ditempatkan, Bos Agrinas Bilang Begini

Manajer Kopdes Belum Ditempatkan, Bos Agrinas Bilang Begini

Andi Hidayat - detikFinance
Selasa, 15 Sep 2026 11:30 WIB
Direktur UtamaPT Agrinas Pangan Nusantara (Persero),Joao Angelo De Sousa Mota menyampaikan konferensi pers di Menara Ayodya, Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota/Foto: Muhammad Reevanza/detikFoto
Jakarta -

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menduga ada upaya sabotase terhadap operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) alias kopdes. Dugaan sabotase ini terjadi menyusul proses penempatan manajer yang belum rampung hingga saat ini.

Joao menegaskan, Agrinas siap menyerap dan menempatkan 13.000 hingga 15.000 manajer kopdes. Ia pun mempertanyakan hambatan yang dihadapi regulator terkait penempatan ribuan manajer kopdes tersebut.

Penempatan manajer kopdes ini menjadi kewenangan dari Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurut Joao, kedua pihak tersebut harus bergerak cepat untuk menempatkan ribuan manajer kopdes.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini kan manajer-manajer ini juga menjadi, akhirnya kan menjadi rame gitu. Apa sih susahnya gitu? Apa kendalanya gitu? Sudah kalau nggak ini, kasih saja kayak Agrinas, kasih nama-namanya, kasih kontaknya, kami kirim email, kami kirim ini. Gampang nggak perlu ada biaya-biaya," ungkap Joao dalam unggahan Instagram resminya @bung.joaomota, Selasa (15/9/2026).

ADVERTISEMENT

Joao juga mempertanyakan inisiatif pemegang kewenangan penempatan manajer kopdes yang dianggap kurang kreatif. Kondisi ini dianggap menghambat operasional program Presiden Prabowo Subianto.

Padahal menurutnya, semua pihak mestinya berlu mendorong seluruh program Prabowo berjalan sesuai rencana. Ia pun mempertanyakan kendala dan hambatan yang menyebabkan lambatnya penempatan manajer kopdes.

"Ini semua kok sepertinya sedikit-sedikit harus dilempar ke Pak Presiden. Apa sih ini kendalanya gitu? Masalahnya cuman hanya menempatkan orang kok susah sekali gitu. Kayak saya nggak habis pikir gitu, itu ada apa? Ini adalah bentuk-bentuk sabotase gitu secara struktural gitu, karena tidak ingin melihat program Presiden yang sangat bagus ini bisa berjalan gitu," pungkasnya.

Simak juga Video 'Prabowo Bakal Bikin Koperasi Merah Putih Punya Klinik Kesehatan':

(ahi/ara)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads