Izin Usaha Produsen Beras Fortifikasi Abal-abal Segera Dicabut!

Izin Usaha Produsen Beras Fortifikasi Abal-abal Segera Dicabut!

Ilyas Fadilah - detikFinance
Selasa, 15 Sep 2026 13:23 WIB
Mentan Amran bersama Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M Qodari dan Wamenkum Edward Hiariej menunjukkan barang bukti beras fortifikasi yang tidak memenuhi standar di gedung Kementan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Foto: Andhika Prasetia/DetikFoto
Jakarta -

Puluhan merek beras fortifikasi diduga melakukan penipuan karena kadungan gizinya tidak sesuai dengan klaim produk. Menurut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, produk tersebut terancam ditarik dari peredaran.

Tak hanya itu, perusahaan yang bersangkutan terancam dicabut izin usahanya hingga diproses secara hukum. Amran mencatat 25 dari total 27 beras fortifikasi tidak sesuai dengan spesifikasinya.

"Yang pertama kami sudah perintahkan tarik, yang kedua cabut izinnya, yang ketiga diproses," kata Amran dalam konferensi pers di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Muhammad Qodari yang hadir di konferensi pers tersebut bahkan meminta masyarakat tak membeli lagi beras yang terbukti melakukan penipuan.

ADVERTISEMENT

"Yang konsumen jangan beli itu," ujar Qodari.

Keuntungan beras fortifikasi yang standarnya tidak sesuai disebut mencapai Rp 89 triliun. Amran mencontohkan beras fortifikasi yang dijual Rp 57.000 per kilogram (kg), padahal harga sebenarnya Rp 13.000 per kg.

Amran juga menyoroti harga beras fortifikasi yang ditemukan mencapai Rp 57.000 per kilogram (kg). Padahal, berdasarkan perhitungannya, harga beras tersebut seharusnya sekitar Rp 13.000/kg, sementara tambahan biaya untuk proses fortifikasi diperkirakan hanya Rp 1.000.

"Beras fortifikasi dijual tertinggi Rp 57.000. Mana bisa orang miskin membeli harga Rp 57.000? Padahal begitu dicek, seharusnya harganya Rp 13.000. Karena vitamin tadi yang disyaratkan di labelnya itu tidak sesuai. Ini diduga ya, penipuan selisih Rp 44.000 per kilo, yang tertinggi ya," ungkap Amran.

Dalam paparannya, Amran mencantumkan 25 merk beras fortifikasi diduga melakukan penipuan. Berikut daftar lengkapnya:
1. Idola Fortifikasi
2. Idola High Quality Whole Grain Rice
3. Idola Long Grain Rice
4. Ikan Mas Cupang
5. AAA Wijaya Kusuma
6. Cantik Manis
7. Penari Bangkok
8. Topi Koki Short Grain
9. Topi Koki Setra Royale
10. Topi Koki Long Grain Crystal
11. HOK-1 Gohan
12. Maknyuss Pulen Gizi
13. Anak Raja Fortifikasi
14. Anak Raja Nusantara
15. Top Anak Raja
16. PMS Induk Ayam
17. Sumo
18. Rasvit
19. FS Nutri Rice
20. Pelikan
21. Rice Rojolele
22. Super Kepala Beras Premium 111
23. 111 Golden Number
24. Putri Koki
25. Wellfarm Beras Diabet



(acd/acd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads