Harga Beras Bergejolak, Bulog Diminta Lakukan 3 Hal

Harga Beras Bergejolak, Bulog Diminta Lakukan 3 Hal

- detikFinance
Kamis, 13 Des 2007 13:36 WIB
Jakarta - Memasuki musim paceklik di bulan Desember harga beras merangkak rata-rata naik 1,34 persen dibanding bulan November.

"Per 12 Desember ada kenaikan harga beras rata-rata nasional sebesar Rp 5.143 per kg. Padahal rata-rata harga Desember Rp 5.061 per kg. Ini naik 1,34 persen lebih tinggi dibanding September," ungkap Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Perikanan Bayu Krisnamurti di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (13/12/2007).

Bayu memaparkan kondisi harga di Pasar Beras Induk Cipinang untuk jenis IR 64 kualitas tiga yang mengalami lonjakan harga Rp 400 per kg, dari Rp 3.900 menjadi Rp 4.300 per kg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk itu pemerintah menugaskan Bulog melakukan Operasi Pasar Khusus (OPK), operasi stabiliasi harga di pasar dengan menjaga stok dan menerima pembelian langsung dari masyarakat.

Faktor kenaikan ini, menurut Bayu, disebabkan transportasi laut yang kurang lancar akibat gelombang pasang diberbagai daerah.

"Selain itu penyaluran raskin di Desember ditutup untuk itu diberlakukan operasi pasar khusus (OPK)," jelas Bayu.

Bayu menjelaskan OPK sudah mulai dilakukan sejak sejak 6 Desember 2007. Sedangkan untuk stabilisasi harga di pasar dilakukan dengan cara menjaga stok di Bulog sama dengan di pedagang. Saat ini cadangan beras pedagang dari besar ke kecil totalnya 1,7 juta ton. Langkah ketiga siapa yang butuh beras bisa langsung beli ke Bulog dengan jumlah terbatas.

"Operasi pasar khusus ini sistemnya sama seperti raskin dengan jumlah beras yang disalurkan 150 ribu ton, dan sudah ada 18 daerah yang minta dilakukan OP ini, seperti Kalimantan Barat dan seluruh wilayah di Sulawesi," ujarnya.

"Ketiga sistem ini akan mulai dijalankan Desember hingga Maret 2008 sebagai stabilisasi harga mengingat Desember paceklik, dan masa panen besar terjadi di bulan Maret," terangnya.

(arn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads