Harga Semen Meroket Karena Masalah Angkutan

Harga Semen Meroket Karena Masalah Angkutan

- detikFinance
Kamis, 13 Des 2007 17:39 WIB
Jakarta - Harga semen yang meroket di beberapa kota di pulau Sumatera seperti di Pekanbaru dan Palembang disebabkan karena ketersendatan distribusi semen dari produsen. Hal ini akibat angkutan kapal yang meminta penyesuaian tarif angkutan dengan adanya kenaikan harga BBM.

Demikian diutarakan Ketua Umum Asosiasi Semen Indonesia (ASI) Urip Timuryono dalam perbincanganya dengan detikFinance, Jakarta, Kamis (13/12/2007).

"Suplai aman, produksi 40 juta ton dari 9 pabrik semen, yang terserap baru 34 juta ton, artinya stok tidak ada masalah, oleh sebab itu beberapa produsen dibulan ini memilih untuk melakukan maintenance," ungkap Urip.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihaknya meyakini dipekan depan masalah distribusi ini selesai, setelah para produsen semen selesai melakukan negosiasi tarif angkutan kapal.

"Minggu ini semen yang terhambat sudah masuk ke pasar, jadinya harga dalam waktu dekat akan normal kembali, mungkin dipertengahan bulan ini," tambahnya.

Urip memperkirakan dengan kondisi ini banyak pembeli semen memilih menahan diri pembelian, untuk itu ia memperkirakan di tahun depan pertumbuhan konsumsi semen naik sebesar 7 persen dibanding konsumsi tahun ini yang sebanyak 34 juta ton.

(arn/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads