×
Ad

Utang Warisan Krisis 1998 Lunas!

Ilyas Fadilah - detikFinance
Jumat, 18 Sep 2026 13:38 WIB
Foto: Gilang Faturahman/detikFoto
Jakarta -

Pemerintah akhirnya menuntaskan kewajiban surat utang terkait Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang berasal dari penanganan krisis 1997-1998. Kewajiban tersebut tuntas pada Agustus 2026 menggunakan surplus Bank Indonesia (BI).

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, berdasarkan hasil audit buku 2025, BI tercatat memiliki surplus Rp 55 triliun. Sesuai ketentuan perundang-undangan, surplus tersebut disetorkan kepada kas negara.

"Saat ini dengan adanya surplus BI Rp 55 triliun yang telah digunakan untuk membayar kembali kewajiban surat utang dalam rangka BLBI zaman dahulu, itu sekarang surat utang yang dalam rangka penanganan krisis 97-98 kemarin tuntas kita selesaikan di bulan Agustus," kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTA di Kementerian Keuangan, Jumat (18/9/2026).

Surplus tersebut dimasukkan sebagai Kekayaan Negara Dipisahkan (KND). Berdasarkan peraturan perundang-undangan, surplus BIsalah satunya memang digunakan untuk menyelesaikan kewajiban surat utang negara yang diterbitkan dalam rangka penanganan krisis 1997-1998.

"Penggunaannya diatur untuk membayar kewajiban atau membayar penyelesaian kewajiban surat utang. Surat utang Republik Indonesia, surat utang negara,yang ketika itu dikeluarkan dalam rangka penanganan krisis 97-98.Nah di dalam bukunya Bank Indonesia itu ada terus.Setiap kali ada surplus kita bayar, ada surplus kita bayar," bebernya.

Suahasil menjelaskan, pemerintah menerbitkan berbagai jenis obligasi ketika menangani krisis 1997-1998. Secara keseluruhan, nilainya saat itu mencapai sekitar Rp 640 triliun.

Beberapa kewajiban tersebut memiliki waktu pelunasan yang berbeda. Menurut Suahasil, obligasi rekap telah lunas pada Juli 2020, sedangkan kewajiban surat utang terkait BLBI baru diselesaikan pada Agustus 2026.

"Kalau kita lihat lagi sejarah 30 tahun yang lalu itu,ketika menangani krisis 97-98, pemerintah itu mengeluarkan total obligasi mencapai Rp 640 triliun saat itu.Dan kita membayar kembali itu. Dan kalau untuk beberapa jenis obligasi kita keluarkan saat itu.Ada yang sudah lunas di Juli 2020, ada yang lunas di kemarin," tutup Suahasil.




(acd/acd)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork