Warren Buffett Mundur dari Chairman Berkshire!

Warren Buffett Mundur dari Chairman Berkshire!

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Sabtu, 19 Sep 2026 09:30 WIB
Warren Buffett
Warren Buffett/Foto: Getty Images
Jakarta -

Warren Buffett secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Chairman Berkshire Hathaway. Namun ia akan tetap berada di dewan direksi untuk menjabat sebagai ketua emeritus.

Bersamaan dengan pengunduran diri itu, posisi ketua atau chairman Berkshire akan diduduki oleh putra Buffett, Howard. Dirinya telah menjadi anggota dewan direksi sejak 1993.

Perubahan susunan dewan perusahaan ini menjadi kelanjutan dari proses suksesi di Berkshire. Sebelumnya Buffett telah menyerahkan posisi Chief Executive Officer (CEO) kepada Greg Abel pada awal 2026, setelah mengumumkan rencana pengunduran dirinya pada Mei 2025.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Buffett mengatakan bahwa pengunduran diri ini sebagian dilakukan karena CEO Greg Abel telah bekerja melampaui harapannya. Namun, ia juga mengakui usia juga menjadi alasan utama lainnya.

ADVERTISEMENT

Bahkan dalam surat kepada para pemegang saham Berkshire, ia menyebutkan bahwa cicitnya yang baru saja berusia satu tahun kini sudah bisa bergerak sedikit lebih cepat daripada Buffett akhir-akhir ini.

"Waktu selalu menang. Namun, Ia telah bermurah hati kepada saya. Ia telah memberi saya kesempatan untuk melihat Berkshire mencapai titik di mana saya lebih yakin dari sebelumnya tentang apa yang ada di depan," tulis Buffett dalam surat kepada para pemegang saham seperti dikutip dari CNN, Sabtu (19/9/2026).

Beruntung, saham Berkshire (BRK.A) tidak mengalami banyak perubahan setelah pengumuman pengunduran diri Buffett tersebut.

"Pengaruh Warren terhadap Berkshire dan para pemiliknya tidak tertandingi dalam sejarah bisnis Amerika," puji penerus Buffett, Abel, dalam sebuah pernyataan.

Berkshire Hathaway

Sebagai informasi, Buffett telah berhasil membangun Berkshire Hathaway sebagai salah satu perusahaan bank investasi paling berharga di dunia. Berdasarkan pada teori investasi nilai, operasional bank yang dipimpin Buffett selalu jauh melampaui kinerja pasar secara keseluruhan.

Buffett memulai kariernya pada tahun 1951 sebagai tenaga penjualan untuk Buffett, Falk, & Co., perusahaan investasi milik ayahnya. Setelah bekerja sebentar sebagai analis sekuritas di Graham-Newman Corp. di New York, ia kembali ke Omaha dan mendirikan perusahaan investasinya sendiri pada tahun 1956.

Pada 1962, ia mulai membeli saham di Berkshire Hathaway, yang saat itu merupakan produsen tekstil yang sedang berjuang di New Bedford, Massachusetts. Ia memperoleh saham pengendali perusahaan tersebut pada tahun 1965, dan empat tahun kemudian membubarkan perusahaan investasinya dan menjadikan Berkshire sebagai wahana investasi utamanya.

Berkshire berkembang menjadi perusahaan yang sangat sukses dan terdiversifikasi, memiliki perusahaan asuransi GEICO, perusahaan kereta api barang Burlington Northern Santa Fe, produsen pakaian Fruit of the Loom, dan jaringan toko es krim Dairy Queen. Selama masa kepemimpinan Buffett, nilai pasar Berkshire selalu tumbuh dengan rata-rata tingkat tahunan sebesar 19%, jauh melampaui pasar secara keseluruhan.

Berkat itu ia yang dikenal sebagai "Oracle of Omaha" juga berhasil menjadi salah satu orang paling tajir di dunia. Terakhir dirinya menduduki posisi sebagai orang terkaya ke-10 di dunia dan salah satu filantropis paling dermawan. Dengan kekayaan bersihnya mencapai US$ 145 miliar atau Rp 2.574.91 triliun (asumsi kurs Rp 17.785/dolar AS).

Halaman 2 dari 2
(igo/ara)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads