Demikian disampaikan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Faisal usai sholat Jumat di gedung Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Jumat (14/12/2007).
"Saya sudah tandatangan. Harganya turun tapi tidak banyak, tidak sampai 5%," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
sebelumnya. Pertamina juga mulai mengubah mekanisme perubahan harga BBM non subsidi dari setiap bulan menjadi tiap dua minggu sekali.
Ahmad menjelaskan, perubahan harga setiap dua minggu dilakukan untuk mengantisipasi perubahan harga minyak dunia yang makin fluktuatif.
"Jadi kalau harga minyak dunia turun, kita juga bisa cepat turunkan. Jadi mahalnya nggak lama-lama," ujarnya.
(lih/arn)











































