Sesepi Ini Pasar Pondok Labu Kini, Pembeli Bisa Dihitung Jari

Sesepi Ini Pasar Pondok Labu Kini, Pembeli Bisa Dihitung Jari

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 21 Sep 2026 12:51 WIB
Pasar Pondok Labu
Pasar Pondok Labu / Foto: Ignacio Geordy Oswaldo
Jakarta -

Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan, sedang menghadapi masa sepi. Di dalam pasar tiga lantai itu, banyak kios yang tutup dan pintunya bergembok. Sementara lapak yang masih buka pun tak banyak didatangi pembeli. Sampai siang hari, aktivitas jual-beli di pasar tersebut nyaris tak terasa.

Berdasarkan pantauan detikcom, Senin (21/9/2026), pasar ini sebenarnya berada di lokasi yang strategis untuk menarik pelanggan, di persimpangan antara Jl. Margasatwa Raya dengan Jl. PD. Labu Raya. Sebab di area luar pasar, aktivitas lalu lintas terlihat masih dipadati angkutan umum, truk pengangkut, hingga kendaraan pribadi.

Sayang, mayoritas kendaraan yang melintas ini hanya sekadar lewat, dan hampir tidak ada yang memilih masuk ke area pasar. Sejak pagi hingga pukul 12.00 WIB, Cuma ada segelintir mobil dan motor yang masuk berkunjung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masuk ke area koridor pasar, ada banyak akses tangga turun menuju basement atau tangga naik menuju lantai dasar. Di area ini pengunjung disuguhi deretan toko yang menjual banyak produk, mulai dari emas dan perhiasan hingga pakaian dan produk kecantikan.

Lalu saat memasuki area basement pasar lebih dalam, banyak rolling door tertutup rapat dan terkunci. Pakaian, tas, dan perabotan cuma menggantung di beberapa sudut lorong sempit. Tak tersentuh pembeli.

ADVERTISEMENT
Pasar Pondok LabuPasar Pondok Labu Foto: Ignacio Geordy Oswaldo

Di lantai dasar jumlah toko yang buka lebih banyak, tapi suasana tetap sepi. Sebab sampai siang hari ini, jumlah pembeli yang lalu lalang sangat jarang terlihat.

Naik satu lantai lagi ke area paling tinggi di bangunan pasar, banyak lapak makanan dan kios produk segar seperti buah dan sayur, hingga daging di tengah lantai. Namun di sekelilingnya, pintu-pintu kios tetangga juga sudah banyak yang gulung tikar dan terkunci.

Di lantai ini pun jumlah pengunjung yang datang juga bisa dihitung dengan jari. Membuat suasana Pasar Pondok Labu secara keseluruhan sangat sepi meski masih banyak pedagang yang bertahan.

"Kondisi pasar ya sudah lumayan parah. Parahnya dari sebelum pandemi sudah terasa. Malah kalau dari waktu pandemi, kita kan disuruh tutup ya, jadi kita kucing-kucingan buka toko, itu masih dapat malah," ujar salah seorang pedagang produk kecantikan, Farid.

"Sekarang sudah terbuka kayak gini, malah nggak ada yang datang sama sekali. Lihat saja ini dari tadi nggak ada yang lewat, paling cuma pedagang-pedagang lain yang lewat untuk ke belakang," jelas Farid lagi yang membuka kios di bagian dalam lantai dasar pasar.

(igo/fdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads