×
Ad

Lampaui Target, Pertamina Catatkan Pengurangan Emisi Karbon Capai 118%

Annisa Sekar Melati - detikFinance
Selasa, 22 Sep 2026 15:27 WIB
Foto: Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) mencatatkan pencapaian dalam program dekarbonisasi sepanjang semester I 2026. Pertamina sukses melampaui target pengurangan emisi karbon hingga mencapai 118%.

Capaian impresif ini tertuang dalam laporan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun berjalan. Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menjelaskan langkah ini merupakan bentuk nyata implementasi prinsip ESG di seluruh lini bisnis perusahaan.

"Sebagai perusahaan energi kelas dunia, Pertamina berkomitmen menjalankan ESG sesuai dengan standar dunia. Dekarbonisasi Pertamina juga merupakan komitmen Perusahaan menjalankan target Pemerintah mencapai NZE pada tahun 2060," ujar Baron dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/9/2026).

Selain dekarbonisasi, kinerja bisnis rendah karbon Pertamina pada periode Januari hingga Juni 2026 juga sukses menembus angka 101 persen dari target. Keberhasilan tersebut ditopang oleh penguatan program bioetanol, biofuel, serta efisiensi energi yang konsisten dijalankan.

"Pencapaian ini didukung oleh beberapa program utama seperti bioethanol, biofuel, dan efisiensi energi yang mampu melampaui target yang telah ditetapkan," ujar Baron.

Optimalisasi program-program strategis tersebut terbukti mampu mendongkrak performa perusahaan secara berkelanjutan.

Berbagai inisiatif keberlanjutan lain seperti sustainable procurement dan pemberdayaan masyarakat turut mencatatkan rapor positif. Secara keseluruhan, kinerja tata kelola perusahaan pada sektor ini berhasil melampaui target hingga menyentuh angka 102 persen.

"Keberhasilan ini mencerminkan pelaksanaan program yang efektif terutama pada aspek tata kelola, sosial, dan sistem pendukung keberlanjutan," terang Baron.

Aspek tata kelola yang transparan menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik.

Integrasi prinsip ESG yang konsisten ini mengokohkan posisi Pertamina sebagai perusahaan peringkat pertama dunia untuk sub-industri Integrated Oil and Gas. Pada penilaian Carbon Disclosure Project (CDP), perusahaan sukses mengantongi skor B untuk kategori perubahan iklim dan A- untuk keamanan air.

"Berbagai capaian tersebut menjadi dorongan bagi Pertamina untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan, tanggung jawab sosial, dan tata kelola perusahaan. Bagi Pertamina, keberlanjutan dan prinsip ESG menghasilkan dampak nyata bagi lingkungan, masyarakat, dan keberlanjutan bisnis," kata Baron.

Perusahaan bertekad untuk terus memperluas cakupan program hijau di masa mendatang.

Dalam pengembangan bisnis rendah karbon, Pertamina kini fokus menggenjot pemanfaatan Sustainable Aviation Fuel (SAF) dan biogasoline. Realisasi penjualan biogasoline melalui pencampuran bioetanol lima persen pada bensin RON 95 tercatat mencapai 23.280 kiloliter sepanjang semester I 2026.

Berbagai prestasi mentereng tersebut sukses mengantar Pertamina memborong empat penghargaan utama di ajang KESGI Award 2026. Penghargaan bergengsi dari Katadata ESG Sustainability Insight ini diserahkan di Sudirman Hall, Jakarta, pada Kamis (17/9) lalu.



Simak Video "Pertamina Talks 2026: Hobi Jaga Bumi, Eh Jadi Profesi"

(anl/ega)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork