×
Ad

Perusahaan Abal-abal yang Buka Lowongan Magang Dicoret

Retno Ayuningrum - detikFinance
Rabu, 23 Sep 2026 13:56 WIB
Foto: Retno Ayuningrum
Jakarta -

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan perusahaan yang merekrut peserta magang dalam Program Pemagangan Nasional atau MagangHub melalui proses seleksi dan verifikasi. Langkah ini dilakukan agar para peserta magang nasional mendapatkan tempat yang terbaik untuk berkembang dalam proses transisi dari bangku kuliah.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan perusahaan yang mengusulkan lowongan magang tidak langsung diterima oleh Kemnaker. Namun, pihaknya memverifikasi terlebih dahulu, termasuk dari segi administrasinya.

"Jadi perusahaan-perusahaan, instansi-instansi mereka mengusulkan lowongan magang tidak otomatis kami terima. Kita verifikasi, ada perusahaan yang 'Wah ini kayaknya enggak bonafid ini', kasihan adik-adik nanti, maka kemudian kita coret," ujar Yassierli dalam Kick Off Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch 2, di Gedung Vokasi, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).

Yassierli memastikan pihaknya juga menolak atau memasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) instansi yang mengirimkan berkas administrasi tidak lengkap, deskripsi posisi lowongan yang tidak jelas, hingga posisi pekerjaan yang dinilai tidak sesuai (underskill) atau tidak pas bagi profil lulusan perguruan tinggi.

"Makanya temanya adalah ready to grow, ready to work. Kita seleksi dengan ketat.
Kalau ada berita macam-macam itu mungkin kasus batch pertama tahun lalu saat di awal-awal kita men-setup program ini," tambah ia.

Bahkan, tim verifikator Kemnaker tidak segan-segan mencoret perusahaan dengan alamat fiktif yang mencurigakan. Untuk itu, Yassierli menyebut pihaknya membuat mekanisme seleksi verifikasi dimana perusahaan yang sudah terdata dalam program ini diprioritaskan untuk menjadi penyalur di batch selanjutnya.

"Dan yang tidak jelas administrasi, lokasi dicek pakai Google Maps nampaknya alamatnya di-X, dicari oleh tim verifikator, tahu-tahu lokasinya ada di tengah hutan, coret, dan seterusnya. Inilah mekanisme yang kita lakukan karena kita ingin program ini sukses, kita ingin program ini benar-benar memberikan terbaik buat anak-anak bangsa terbaik," beber ia.

Simak juga Video 'Viral Loker Bodong Pasar Minggu, Begini Kondisi Terkini & Kesaksiannya':




(acd/acd)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork