Maka mulai hari ini penyaluran solar dan premium ke SPBU di wilayah Kalimantan mulai berangsur normal. Sebelumnya di wilayah ini sempat terjadi kelangkaan premium.
Demikian isi pesan singkat Deputi Direktur Pemasaran Pertamina Hanung Budya kepada detikFinance, Jakarta, Minggu (16/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanung berharap dengan adanya penambahan pasokan solar dan premium tersebut masalah kelangkaan BBM tidakkan terulang lagi.
"Kemarin supply premium dibantu lewat darat dari Balikpapan. Yang sempat terjadi keterlambatan pasokan adalah premium, kalau solar stok aman,"ujarnya.
Menurutnya kelangkaan di samarinda disebabkan gangguan produksi di kilang Balikpapan, tapi hari ini kilang tersebut sudah beroperasi normal.
"Untuk antrian SPBU yang terjadi di kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah disebabkan banyaknya truk tambang batubara yang ikut antri di SPBU, padahal untuk konsumen BBM industri harusnya beli dengan harga keekonomian," tambahnya.
Kondisi tersebut mengakibatkan permintaan solar bersubsidi di wilayah tersebut melonjak 115 persen, untuk itu dilakukan pengendalian.
(lih/arn)











































