Demikian disampaikan DIrut PLN Eddie Widiono disela-sela peninjauan PLTGU Muara Karang, Jakarta Utara, Minggu (16/12/2007).
"Satu triliun dananya, diambil dari APLN," ungkap Eddie.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kalaupun diserahkan ke orang lain, tanggung jawabnya tetap di PLN. Karena ini menggunakan anggaran PLN yang harus dipertanggungjawabkan ke pemegang saham,"katanya.
Targetnya, dalam dua minggu ini kajian mengenai mekanisme itu bisa diselesaikan.
Sementara itu, di lokasi yang sama GM PLN Disjaya Fahmi Mochtar menyatakan, salah satu opsi yang dikaji adalah bekerjasama dengan PT Pos Indonesia untuk penyaluran lampu.
"Yang saya tahu, salah satu kemungkinannya adalah dengan PT Pos. Tapi masih kita lihat apakah dengan Pos atau LSM, belum ditentukan," katanya.
Menurut Fahmi, diperkirakan ada sekitar 2,5 juta pelanggan di Jakarta yang akan menerima LHE gratis itu.
(lih/arn)











































