Demikian dijelaskan VP Komunikasi Pertamina Wisnuntoro ketika dihubungi detikFinance, Senin (17/12/2007).
"Sejauh ini kita sudah mensupply lebih dari biasanya. Dan itu bisa saja bertambah kalau memang permintaannya melonjak. Jadi dalam minggu ini (kelangkaan) bisa selesai," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengakui kelangkaan BBM yang terjadi itu disebabkan kerusakan listrik di kilang Balikpapan dan diperparah oleh isu kenaikan harga BBM karena program pengalihan.
Mencuatnya isu pengalihan ini menyebakan masyarakat panik dan membeli BBM melebihi kebutuhn biasanya untuk disimpan (spekulasi). Bahkan beberapa truk ditangkap karena diketahui membeli BBM berkali-kali.
Padahal, pemerintah saat ini meninjau ulang rencana pengalihan BBM ke RON 90 karena harga minyak dunia yang mereda.
"Skenario itu kan kalau harga minyak dunia tinggi, tapi sekarang kan sudah dibawah US$ 90 per barel, jadi Pak Menteri bilang dikaji ulang. Lagi pula, kalaupun jadi, kan hanya di Jakarta dulu. Jadi dimohon tidak panik," katanya.
(lih/qom)











































