Demikian disampaikan Sekjen Depperin, Agus Tjahajana dalam Seminar Nasional: Klasterisasi Industri Petro Kimia dan CPO dalam Perdagangan Global" di gedung Depperin, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (18/12/2007).
"Petrokimia merupakan salah satu industri inti kita. Oleh karena itu akan didahulukan untuk dijadikan klaster," ungkap Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita melihat petrokimia sedang tumbuh disana, dipelopori oleh TPPI, dan akan menjadi suatu kekuatan. Nah, itu perlu diklasterisasi," kata Agus.
Salah satu industri inti lainnya adalah Crude Palm Oil (CPO). Saat ini CPO sedang berkembang di Sumatera dan Kalimantan,namun pemerintah belum memutuskan daerah mana yang akan dijadikan kluster industri ini.
"Industri CPO di Sumatera kan sudah jadi, Kalimantan akan menyusul. Nah, kita akan lihat mana yang sudah siap dijadikan klaster," urai Agus.
Agus menjelaskan, agenda roadmap ke depan adalah mendorong klasterisasi industri agar tercipta efisiensi. Sistem klaster ialah suatu kawasan industri dibangun dengan komprehensif, mencakup industri pendukung, penunjang, termasuk sekolah dan pemukiman.
Dalam sistem klaster, suatu kawasan industri yang sedang tumbuh akan didorong untuk menjadi klaster. Pemerintah terutama pemda akan didorong untuk berkolaborasi dengan swasta.
"Jadi pemerintah yang membuat perencanaan tata ruangnya, pihak swasta yang akan membangun mekanismenya untuk menjadi unit yang mandiri dan efisien," pungkas Agus.
(dro/arn)










































