Bahkan harga gandum dunia telah menembus rekor baru US$ 10 per bushel di Chicago akibat meningkatnya kebutuhan komoditas biji-bijian untuk minyak nabati global.
Hal tersebut disampaikan Ketua Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) Franciscus Welirang dalam perbincangannya dengan detikFinance, Jakarta, Selasa (18/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang akrab disapa Franky ini, menyatakan sejak bulan Agustus 2007 setiap bulannya kenaikan harga tepung terigu rata-rata 7,5 hingga 10 persen.
Meskipun demikian kenaikan harga ini tidak sebanding dengan kenaikan harga gandum. Akibatnya sudah 3 kali produsen mie instan ikut menyesuaikan harga.
"Ada kenaikan harga mie instan Rp 50 per bungkus di Mei, Juni dan November. Apalagi harga biskuit yang naiknya lebih tinggi," jelas Franky.
Sebelumnya Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurthi mengatakan harga pangan dunia antara lain jagung, kedelai selama 6 bulan terakhir mengalami kenaikan 10-35 persen. Harga pangan mengalami kenaikan yang dipicu oleh harga minyak dan penggunaan bahan pangan untuk biodiesel.
(arn/ddn)











































