Harga Terigu Naik Terus Sampai April 2008

Harga Terigu Naik Terus Sampai April 2008

- detikFinance
Selasa, 18 Des 2007 12:50 WIB
Jakarta - Lonjakan harga gandum dunia yang menggila, membuat produsen terigu dalam negeri akan terus melakukan penyesuaian harga. Kondisi ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga April 2008.

Bahkan harga gandum dunia telah menembus rekor baru US$ 10 per bushel di Chicago akibat meningkatnya kebutuhan komoditas biji-bijian untuk minyak nabati global.

Hal tersebut disampaikan Ketua Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) Franciscus Welirang dalam perbincangannya dengan detikFinance, Jakarta, Selasa (18/12/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenaikan ini berdampak bukan hanya pada pengusaha tepung terigu saja, tapi juga produsen makanan seperti mie dan biskuit," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Franky ini, menyatakan sejak bulan Agustus 2007 setiap bulannya kenaikan harga tepung terigu rata-rata 7,5 hingga 10 persen.

Meskipun demikian kenaikan harga ini tidak sebanding dengan kenaikan harga gandum. Akibatnya sudah 3 kali produsen mie instan ikut menyesuaikan harga.

"Ada kenaikan harga mie instan Rp 50 per bungkus di Mei, Juni dan November. Apalagi harga biskuit yang naiknya lebih tinggi," jelas Franky.

Sebelumnya Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurthi mengatakan harga pangan dunia antara lain jagung, kedelai selama 6 bulan terakhir mengalami kenaikan 10-35 persen. Harga pangan mengalami kenaikan yang dipicu oleh harga minyak dan penggunaan bahan pangan untuk biodiesel.

(arn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads