Ternyata Lebih dari 100 BUMN Sudah Dilepas ke Swasta

Ternyata Lebih dari 100 BUMN Sudah Dilepas ke Swasta

Heri Purnomo - detikFinance
Kamis, 08 Okt 2026 14:17 WIB
Sejumlah tamu beraktivitas di dekat logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). Kementerian BUMN meluncurkan logo baru pada Rabu (1/7) yang menjadi simbolisasi dari visi dan misi kement
Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Jakarta -

COO Danantara Dony Oskaria mengungkapkan lebih dari 100 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah dilepas ke pihak swasta untuk dikelola. Dony menyampaikan langkah ini merupakan bagian bagian dari transformasi BUMN yang dijalankan Danantara.

Dony mengatakan BUMN yang dilepas ke pihak swasta merupakan BUMN yang memang bukan seharusnya masuk dalam sektor tersebut. Jadi kata Dony, pengelolaannya tidak bakal sebagus jika dikelola oleh pihak swasta.

"Di dalam transformasi BUMN ini sudah lebih dari 100 perusahaan BUMN yang non-core kita lepas kepada swasta, bahwa mungkin swasta akan lebih bagus mengelola itu daripada BUMN," kata Dony dalam acara Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (8/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dony mengatakan ke depan hanya tinggal ada BUMN yang memang bergerak di sektor kompetisinya saja.

"BUMN akan masuk ke core kompetensinya yang memang besar-besar," katanya.

ADVERTISEMENT

Adapun Danantara menargetkan jumlah BUMN hingga akhir tahun hanya sekitar 200 perusahaan. Jumlah ini turun dari BUMN yang ada sebanyak 1.074 BUMN.

"Kita memotong BUMN-BUMN kita dari 1074 yang kita harapkan tahun ini hanya tinggal 200 BUMN saja teman-teman bisa bayangkan lebih dari 800 BUMN yang kita tutup dan sektor-sektor yang tidak menjadi core kita, kita berikan kepada swasta," katanya.

Tonton juga video "Target Prabowo Pangkas 750 BUMN untuk Efisiensi Anggaran"

(hrp/fdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads