Untuk IE-CEE edisi pertama akan digelar di Warsawa, Polandia, pada 8-10 Mei 2008 mendatang dengan tema Bridging the Distance, demikian seperti dituturkan Sekretaris Kedua Ekonomi KBRI Budapest Fajar Nuradi kepada detikcom, Jumat 21/12/2007.
IE-CEE dimaksudkan untuk mendukung kegiatan bersama pameran perdagangan, investasi dan pariwisata Indonesia untuk kawasan Eropa Tengah dan Timur. Pembicaraan
Sebelumnya Dubes RI untuk Republik Ceko Salim Said dan Direktur Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Budapest, Muchlis Sjahminan di Praha kepada detikcom telah mengungkapkan pencetusan program bersama untuk merebut pangsa ekonomi di Eropa Tengah dan Timur itu.
Ekspos
Untuk mendukung kegiatan IE-CEE tersebut KBRI Budapest telah menggelar sarasehan Business Gathering and Expose on Warsaw Indonesian Expo 2008 di Corinthia Grand Hotel Royal, Budapest (18/12/2007).
Dalam penjelasannya selaku pembicara tunggal, Dubes Mangasi Sihombing megatakan bahwa tujuan sarasehan selain memperkenalkan 1st IE-CEE termasuk website www.indonesiaexpo-cee.com, juga merupakan pertemuan rutin akhir tahun sekaligus perayaan Natal 2007 bagi kalangan pelaku dunia usaha dan importir di Hungaria.
"1st IE-CEE di Warsawa bulan Mei 2008 sangat visible dan atraktif bagi para importir, investor dan pengusaha jasa wisata Hungaria," ujar Mangasi.
Dikatakan, keyakinan tersebut didasarkan pada beberapa hal antara lain adanya dukungan penuh pemerintah Indonesia melalui departemen terkait terhadap kesuksesan pelaksanaan 1st IE-CEE, yang merupakan program bersama sembilan Duta Besar RI di kawasan Eropa Tengah dan Timur.
"Selain tentu saja tampilan peserta pameran dari perusahaan-perusahaan pilihan di Indonesia," tambah Dubes Sihombing.
Antusias
Sejumlah pengusaha Hungaria mengungkapkan dalam kesempatan sesi tanya-jawab bahwa kedekatan lokasi penyelenggaraan pameran, yang dapat dijangkau melalui jalan darat, keragaman dan kualitas produk yang akan ditampilkan, merupakan nilai tambah bagi 1st IE-CEE.
Sebagian besar menyatakan keinginannya untuk datang ke Warsawa bulan Mei tahun depan.
Antusiasme yang sama juga ditunjukkan oleh perusahaan-perusahaan yang baru pertama kali mengadakan kontak dengan KBRI untuk menjalin bisnis dengan Indonesia. Bahkan jumlah mereka lebih mendominasi dari sekitar 50 pengusaha Hungaria yang hadir.
Komitmen
Partisipasi Kamar Dagang dan Industri Hungaria dalam acara sarasehan itu juga mencerminkan komitmen kuat pihak Hungaria untuk meningkatkan hubungan yang saling menguntungkan dengan Indonesia.
Sebagaimana halnya 1st IE-CEE yang direncanakan akan menjadi ajang promosi dagang, investasi dan pariwisata maka sarasehan ini juga dihadiri para pengusaha di bidang-bidang terkait.
Salah seorang partisipan, Krisztina Nemeth dari MALEV (perusahaan penerbangan nasional, flag carrier Hungaria), menyampaikan langsung kepada Dubes Mangasi Sihombing artikel karangannya mengenai pariwisata Indonesia, yang akan diterbitkan dalam majalah on board (dalam pesawat) MALEV.
Mangasi menilai kehadiran mereka merupakan indikasi positif terhadap peningkatan hubungan ekonomi dan perdagangan RI-Hungaria pada masa yang akan datang.
"Kesediaan para pengusaha Hungaria menyempatkan diri untuk hadir pada acara ekspos 1st IE-CEE di tengah-tengah kesibukan tutup tahun, persiapan Natal dan Tahun Baru 2008, menunjukkan perhatian khusus dan minat mereka untuk menghadiri 1st IE-CEE," demikian Mangasi.
(es/es)











































