Menurut GM Gas Domestik Pertamina H. Nasrullah Achsan, kelebihan pasokan itu
disebabkan program konversi elpiji yang masih berjalan bertahap.
"Makanya pada awal tahun sepertinya over supply, tapi pada pertengahan dan akhir
masih harus dilihat lagi perkembangannya," katanya ketika dihubungi detikFinance,
Rabu (26/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
metrik ton sekalipun, pasokan dalam negeri masih sanggup menyediakan.
Pasokan elpiji nasional saat ini masih didominasi oleh Pertamina yaitu sekitar 800 ribu metrik ton. Sisanya dipenuhi oleh beberapa kontraktor swasta seperti Chevron, Medco dan PetroChina. Pertamina sendiri memasok elpiji melalui kilang-kilang besarnya seperti Balongan, Balikpapan, Cilacap, Plaju, dan Dumai.
Nasrullah mengakui rencana impor elpiji sempat mencuat di Pertamina. Namun setelah
melihat perkembangan program konversi, Pertamina menilai pasokan dalam negeri masih memadai.
(lih/ir)











































